Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung
Senin, 9 Februari 2026 | 16:54
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TANGERANGNEWS.com-Sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Raya Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang membuat kesal warga setempat. Saking sebalnya, warga pun menggelar sayembara berupa Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi pelaku yang membuang sampah sembarangan di area tersebut.
“Kami mau mengadakan lomba OTT (operasi tangkap tangan) berhadiah uang tunai bagi warga yang bisa menangkap dan mengambil gambar orang yang membuang sampah sembarangan, " kata Ahmad, warga setempat saat ditemui Rabu (05/4/2017).
Ahmad mengatakan, hasil operasi tangkap tangan tersebut nantinya akan dipublikasikan dijejaring media sosial seperti Facebook, Instagram dan lain-lain agar ada efek jera bagi pelaku serta sebagai sanksi sosial.
Selain itu, Ahmad juga meminta kepada Dinas Kebersihan Kabupaten Tangerang untuk mendetailkan Peraturan Daerah (Perda) soal membuang sampah sembarangan dan dibuat hukuman tindak pidana ringan (tipiring) di tempat.
Sementara itu, Widia warga lainnya mengatakan, tumpukan sampah di lokasi tersebut bukan berasal dari warga setempat, melainkan dari warga yang melintas di jalan itu.
Warga setempat merasa kesal, karena lingkungannya menjadi kotor dan bau."Kami juga sudah merasa kesal, karena lingkungan kami jadi kotor dan bau," katanya kepada TangerangNews.com Rabu (05/4/2017).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Saefullah menyambut baik inisiatif warga Kutabumi tersebut. "Alhamdulillah, sebagian masyarakat sudah mulai mau dan peduli terhadap penanganan sampah di lingkungannya," ujarnya
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TODAY TAGJalan berlubang di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang pada tahun 2026 kerap dikaitkan dengan musim hujan. Padahal, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak ruas jalan telah rusak sebelum hujan turun dan dibiarkan
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews