Connect With Us

Pemkab Tangerang Diminta Tingkatkan Pelayanan TKI

Mohamad Romli | Jumat, 14 April 2017 | 20:00

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI), menggelar kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Migrasi Aman di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (14/3/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang, jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) hanya sekitar 50 orang, namun anggota komisi 9 DPR RI, Siti Masripah mensinyalir jumlah TKI asal Tangerang lebih dari data tersebut, Pemkab Tangerang pun diminta untuk meningkatkan pelayanan informasi ketenagakerjaan.


"Tapi ada di wilayah seperti Kresek dan Kronjo, ada TKI yang berangkat ke luar negeri namun tidak mendaftar melalui jalur resmi," katanya usai menjadi narasumber Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Migrasi Aman di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (14/3/2017).

Lanjut Masripah, warga yang akhirnya memutuskan bekerja diluar negeri dikarenakan kesulitan mengakses pekerjaan, karena Kabupaten Tangerang masih tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengangguran tertinggi kedua di Banten setelah Kabupaten Serang.

TKI ilegal juga, lanjut Masripah belum tentu memiliki kemampuan yang memadai, hal ini yang sering menjadi sebab timbulnya kejadian yang tidak diharapkan.

"Misalnya soal kemampuan bahasa, karena tidak memahami bahasa negara yang dituju, bisa salah persefsi sehingga berujung pada tindakan yang tidak diinginkan," terangnya.

Dengan kondisi ini, Masripah mengharapkan pelayanan Pemkab Tangerang untuk warga yang ingin bekerja diluar negeri harus ditingkatkan.

"Masyarakat harus diberikan informasi (menjadi TKI legal), kita ingin masyarakat paham bagaimana bekerja diluar negeri," terangnya

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

BANTEN
KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55

Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill