Connect With Us

Bupati Tangerang Gelar Rakor Bahas Tiga Isu Aktual

Mohamad Romli | Selasa, 18 April 2017 | 16:00

| Dibaca : 509

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menggelar rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Tangerang di pendopo Bupati, Selasa (18/4/2017). ([email protected] / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menggelar rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Tangerang di pendopo Bupati, Selasa (18/4/2017).

Rapat tersebut membahas tiga isu aktual, diantaranya soal konflik SARA, pengendalian tempat hiburan dan berita palsu (hoax). Ketiga isu tersebut dianggap penting karena dapat mengganggu, meresahkan, dan membuat perpecahan antar kelompok masyarakat.

Dikatakan Zaki, Pemkab Tangerang terus berupaya melakukan deteksi dini, sosialisasi, dan mengingatkan masyarakat pentingnya kebersamaan, karena menurut Zaki, perbedaan adalah kekuatan.

"Saya berharap melalui para kepala SKPD dan Camat dapat mensosialisasikan kepada masyarakat di daerahnya masing-masing, untuk terus menjaga keutuhan dan saling menjaga lingkungannya agar tetap aman dan nyaman agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang beredar, kita harus perangi isu tersebut," katanya.

Rapali Daili, Sekretaris Pembaruan Forum Kebangsaan Kabupaten Tangerang mengatakan, konflik sara adalah kekerasan yang dilatarbelakangi sentimen antar suku, agama, ras dan golongan tertentu.

Penyebab konflik sara, lanjut Rapali, karena adanya benturan budaya, masalah ekonomi dan politik, diskriminasi, sikap arogansi dari sekelompok masyarakat.

Rapali juga mengatakan, masih ada kelompok masyarakat yang menganggap perbedaan sara merupakan masalah. Sehingga sikap serta pandangan saling curiga terhadap etnis lain.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Rapali mengatakan, harus terus dijaga kondisi damai dalam bermasyarakat, menumbuhkembagkan kembali sikap nasionalisme, menanamkan kesadaran bagi semua warga negara, memupuk dan meningkatkan semangat bhineka tunggal Ika.

"sejak dini hindari sikap egoisme, menghormati perbedaan suku budaya dan agama, memberikan pemahaman perbedaan adalah kekuatan, meredam potensi konflik, membangun sistem peringatan dini," katanya.

Soma Atmaja, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang mengatakan hoax adalah sebuah kebohongan atau informasi sesat yang sengaja disamarkan agar terlihat benar.

Menurut Soma, mengantisipasi berita hoax tersebut  melalui kaidah 5 W dan 1 H (who, what, where, when, why, dan How), mencermati bahasanya, dan mencari sumber yang akurat.

Sementara Yusuf Herawan, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang mengatakan semakin meningkatkannya jumlah dan heterogenitas penduduk di Kabupaten Tangerang dapat menyebabkan rawan gangguan ketertiban umum,
permasalahan sara dan meningkatnya potensi kejahatan.

Satpol PP Kabupaten Tangerang menurutnya terus melaksanakan fungsi pendataan, pengawasan dan pembinaan tempat hiburan, serta penertiban tempat hiburan yang melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang.

SPORT
30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

Minggu, 9 April 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 30 tim SSB di Jabodetabek ikut dalam Liga Sepak Bola usia dini bertajuk dini bertajuk 'Angkasa Pura II -Indonesia Junior League' . Liga tersebut resmi digelar Minggu (9/4/2017) pagi di Lapangan Bandara Internasional Soekarno-Ha

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

AYO! TANGERANG CERDAS
5 Persiapan Berkunjung ke BIG Bad Wolf Book Sale di ICE BSD Tangerang

5 Persiapan Berkunjung ke BIG Bad Wolf Book Sale di ICE BSD Tangerang

Senin, 24 April 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pameran buku terbesar se Asia Tenggara, The Big Bad Wolf Book Sale resmi dibuka pada hari Kamis 21 April lalu. Pameran akan berlangsung hingga 2 Mei 2017 mendatang.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor