Connect With Us

Sempat sadar saat dirinya digilir 5 teman pria

Dira Derby | Rabu, 19 April 2017 | 00:00

AJ Korban Pemerkosaan saat ditemui di Polresta Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnews)


 Korban pemerkosaan yang masih berusia 16 tahun di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang berinisial AJ mengaku sempat sadar saat tengah digilir lima pria.

Namun, dirinya tak bisa berbuat banyak lantaran matanya tak bisa dia angkat untuk melihat apalagi sampai melawan. Hal itu terjadi lantaran korban sudah dicekoki air minuman soda yang diduga telah dioplos.


"Dia sempat sadar saat sedang diperkosa. Dia mendengar suara para pelaku meminta gantian, tapi kondisi yang sedang dalam seperti itu membuat dia tak kuasa bahkan buka mata saja tak bisa," kata paman korban Usman Sapta, Jumat (9/10).

Sebenarnya AJ tidak sendiri malam itu, ada dua wanita lain yang juga teman AJ. Keduanya bernama Dede dan Wiwi.

"Mereka (Dede dan Wiwi) ikut jadi saksi," katanya.

Setelah digilir, sekitar pukul 02.00 WIB pada Sabtu (3/10) korban AJ diantar salah satu terduga pelaku ke rumahnya. "Yang mengantar ke rumah salah satu pelaku," tuding Usman.

Saat ini, kata Usman, AJ sudah tidak bersekolah lagi lantaran malu. Pihak keluarga memilih mengungsikan AJ ke Tigaraksa kediaman Usman. Adapun kondisi AJ menurut Usman telah lebih baik dari ketika dia baru menjadi korban pemerkosaan.

"Rencana mau saya pindahin sekolah di sini, dia juga sudah bisa ngomong . Kondisinya membaik lah dari sebelumnya yang parah banget," tutur Usman.

Pihak keluarga kini berharap polisi untuk bisa segera menangkap para pelaku. Sebab, meski diakui membutuhkan barang bukti yang cukup kuat, polisi semestinya sudah bisa menentukan tersangka.

"Kita berharap segera, tapi polisi kan butuh bukti yang kuat. Kita akui harus benar-benar rapih menyelidiki kasus ini," terangnya

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:00

Aktivis sekaligus konten kreator muda, Virdian Aurellio menyoroti berbagai persoalan yang melanda Provinsi Banten.

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill