Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Anderson Simatupang (61) merasa menyesal karena saat tiba di rumah sakit umum (RSU) Ciawi, Bogor tak sempat melihat jenazah Oktariansyah Purnama Putra (26), kekasih anaknya, Diana Simatupang juga menjadi korban tabrakan maut di jalur puncak, Gadog, Bogor, Sabtu (22/4/2017).
"Saat saya sampai di rumah sakit, tapi ada yang bilang suruh tunggu. Namun, tak sempat menemukan jenazah Okta," katanya kepada TangerangNews.com dikediamannya, Minggu (23/4/2017).
Diceritakan Anderson, Okta dan Diana sudah menjaling hubungan asmara selama satu tahun lebih. Bahkan bulan depan berencana akan dilakukan lamaran oleh pihak keluarga Okta. Okta sendiri adalah warga jalan Rawan 8 nomor 364, RT 10/02, Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Palembang.
"Awalnya Diana dan Okta kerja satu kantor, lalu Okta pindah kerja ke Auto 2000," tambah Anderson.
Di Tangerang, lanjut Anderson, Okta memiliki saudara yaitu pamannya, yang tinggal di daerah Cibubur. "Jenazah Okta juga sudah dimakamkan di Cibubur," terangnya.
Rencananya keluarga Okta juga akan bersilaturahmi ke kediaman Anderson di Griya Serpong Asri, blok BA No. 1 RT 01/08, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
"Kalau tidak hari ini mungkin besok, kami sudah seperti layaknya keluarga," pungkasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews