Connect With Us

Sesal Ayah Diana Tak Sempat Melihat Jenazah Calon Mantunya

Mohamad Romli | Minggu, 23 April 2017 | 16:00

Anderson Simatupang ayah dari Diana yang tewas, Minggu (23/4/2017). (TangerangNews@2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Anderson Simatupang (61) merasa menyesal karena saat tiba di rumah sakit umum (RSU) Ciawi, Bogor tak sempat melihat jenazah Oktariansyah Purnama Putra (26), kekasih anaknya, Diana Simatupang juga  menjadi korban tabrakan maut di jalur puncak, Gadog, Bogor, Sabtu (22/4/2017).

"Saat saya sampai di rumah sakit, tapi ada yang bilang suruh  tunggu. Namun, tak sempat menemukan jenazah Okta," katanya kepada TangerangNews.com dikediamannya, Minggu (23/4/2017).

Diceritakan Anderson, Okta dan Diana sudah menjaling hubungan asmara selama satu tahun lebih. Bahkan bulan depan berencana akan dilakukan lamaran oleh pihak keluarga Okta. Okta sendiri adalah warga jalan Rawan 8 nomor 364, RT 10/02, Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Palembang.

"Awalnya Diana dan Okta kerja satu kantor, lalu Okta pindah kerja ke Auto 2000," tambah Anderson.

Di Tangerang, lanjut Anderson, Okta memiliki saudara yaitu pamannya, yang tinggal di daerah Cibubur. "Jenazah Okta juga sudah dimakamkan di Cibubur," terangnya.

Rencananya keluarga Okta juga akan bersilaturahmi ke kediaman Anderson di Griya Serpong Asri, blok BA No. 1 RT 01/08, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

"Kalau tidak hari ini mungkin besok, kami sudah seperti layaknya keluarga," pungkasnya.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berikan Panduan Teknis Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik

Pemkot Tangsel Berikan Panduan Teknis Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 6 September 2026 | 22:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluarkan imbauan resmi agar warganya tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill