Connect With Us

Pemkab Tangerang Sudah Terima Laporan Kasus Pedofil di Kelapa Dua

Mohamad Romli | Selasa, 2 Mei 2017 | 17:00

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Tangerang, Dedeh Khadijah, Selasa (02/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sudah mendapatkan laporan dari Kecamatan Kelapa Dua terkait kasus kekerasan seksual yang menimpa sembilan anak perempuan dibawah umur sejak Senin (24/4/2017).

 

Dedeh Khadijah, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada instansi tersebut, Selasa (02/5/2017) mengatakan, saat menerima laporan tersebut, ia merasa sedih dan marah atas peristiwa naas yang menimpa anak-anak belia tersebut.

 

Dikatakan Dedeh, pada awalnya kejadian tersebut terungkap saat salah satu anak korban kekerasan seksual oleh tersangka K tersebut mengeluh sakit pada kemaluannya saat akan membuang air kecil. 

 

 

Kemudian setelah ditanya oleh orang tuanya, korban tersebut menceritakan sudah dicabuli oleh tersangka K, penjaga keamanan di RW 07, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

 

Dedeh mengatakan, orang tua korban kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Kelapa Dua yang kemudian diteruskan ke Polres Tangsel.

 

Pihaknya, kata Deden,  merasa curiga masih ada korban lain. Setelah dilakukan pencarian, ternyata masih ada delapan korban lainnya. Namun pihak keluarga merasa malu melaporkan kasus tersebut ke polisi karena kejadian tersebut dianggap sebagai aib keluarga.

 

"Namun setelah dibujuk oleh P2TP2A Kecamatan Kelapa Dua dan juga mengetahui bahwa ada korban yang telah melapor. Akhirnya para orang tua tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian," katanya.

 

Dikatakan Dedeh, untuk melengkapi bukti atas perbuatan tersangka K. Sembilan anak perempuan dibawah umur yang masih duduk di Sekolah Dasar tersebut sedang divisum di RSUD Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill