Connect With Us

Aktivis Dampingi 9 Korban Kekerasan Seksual di Tangerang

Mohamad Romli | Rabu, 3 Mei 2017 | 20:00

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak. (National Geographic Indonesia / National Geographic Indonesia)

TANGERANGNEWS.com-Sembikan anak perempuan yang menjadi korban tindakan kekerasan seksual di RW 07, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua mendapatkan pendampingan psikologi. Hal itu dilakukan oleh Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tangerang.

Nadlirotun, Sekretaris P2TP2A Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan psikologi terhadap anak-anak yang menjadi korban tindakan kekerasan seksual yang dilakukan tersangka K tersebut.

"Besok (Kamis), kami akan melakukan trauma healing untuk 9 anak tersebut di sekretariat P2TP2A Kabupaten Tangerang," Rabu (03/4/2017).

Nadlirotun  mengatakan, trauma healing tersebut akan dilakukan oleh psikiater anak dari universitas yang bekerjasama dengan P2TP2A Kabupaten Tangerang.

Pihaknya akan mendampingi anak yang menjadi korban kekerasan seksual tersebut, sampai kondisi psikologinya benar-benar pulih pasca terjadinya tindakan kekerasan seksual yang menimpa mereka.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill