Connect With Us

Jalan Industri Cikupa Mas Juga Banjir

Mohamad Romli | Selasa, 9 Mei 2017 | 16:00

Tampak kendaraan menerobos, Walaupun kondisi jalan kawasan industri Cikupa Mas banjir, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Selasa (09/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com - Banjir akibat hujan deras berkepanjangan di Kabupaten Tangerang juga melanda jalan kawasan industri Cikupa Mas, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Selasa (09/5/2017).
 
Pantauan TangerangNews.com, pukul 14.30, ketinggian air sekitar 20 centimeter.
 
Ruas jalan utama dari arah Jalan Raya Serang sepanjang sekitar 500 meter tersebut nampak terendam banjir. Tidak tertampungnya debit air hujan oleh drainase jalan menyebabkan air tumpah ke jalan.
 

 
Tampak para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih masih tetap bisa melintas. Suharsono, karyawan salah satu pabrik di kawasan industri tersebut mengatakan, banjir di sana memang kerap terjadi ketika hujan deras.
 
Menurutnya, surutnya banjir bisa memakan waktu yang relatif tidak terlalu lama. 
 
"Biasanya sekitar dua jam nanti baru surut," terangnya.
 
Suharsono menambahkan, saat hujan deras, ketingguan air di jalan tersebut bisa mencapai 30 centimeter.
BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill