Connect With Us

Sampah Halte Tigaraksa Menumpuk, DLHK Kewalahan

Mohamad Romli | Senin, 15 Mei 2017 | 18:30

Tampak berserakan bekas kondom, bungkus kondom dan tisu basah di sekitar halte lampu merah Tigaraksa, Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (15/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com - Bidang Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang mengaku kewalahan untuk membersihkan sampah-sampah di halte lampu merah Tigaraksa, Jalan Raya Pemda Tigaraksa. 
 
Sampah yang ada di sana antara lain bekas kondom, bungkus kondom dan tisu basah.
 
"Kami sudah beberapa kalo cek ke lokasi, bahkan tadi pagi kami sudah cek kembali, memang disana ditemukan banyak kondom bekas dipakai," ujar Kasie Pertamanan DLHK Kabupaten Tangerang, Obang Sobari, Senin (15/5/2017).
 

 
Bidang Pertamanan, kata Obang, bahkan sudah pernah membersihkan lokasi tersebut. Namun, kondom dan bungkus kondom tersebut kembali berserakan.
 
"Saya juga sudah minta ke Sekretariat Daerah untuk menulis surat kepada Dinas Perhubungan agar lokasi tersebut diberi lampu penerangan," tambahnya.
 
Penerangan dilokasi tersebut, menurutnya, memang tidak maksimal karena fasilitas penerangan jalan umum sering tidak difungsikan.
 
"Saya juga mendapatkan informasi kalau di lokasi sering ada orang saat malam, makanya kalau lokasinya sudah terang, mungkin mereka enggak berbuat yang enggak-enggak," katanya lagi.
WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill