Connect With Us

Genjot Minat Baca, Komunitas Literasi Tangerang Gencarkan Donasi Buku

Mohamad Romli | Minggu, 21 Mei 2017 | 19:00

| Dibaca : 1460

Komunitas Literasi Tangerang Gencarkan Donasi Buku, Minggu (21/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Komunitas literasi Tangerang terus mengajak masyarakat untuk mencintai kegiatan menulis dan membaca.
Meski  minat baca masyarakat masih relatif rendah, dan persoalan minimnya akses terhadap bahan bacaan terutama di wilayah pelosok yang cukup jauh dari perpustakaan.

Sebuah upaya terobosan pun dilakukan untuk meningkatkan minat baca tersebut.
Komunitas ini kini selain mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) juga melakukan terobosan dengan membuat gerakan donasi buku. Masyarakat diajak untuk mendonasikan buku bacaan yang kemudian akan disumbangkan kepada kelompok yang masih kekurangan bahan bacaan.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, kini mereka sudah mendapat rekan dalam pergerakannya. Mereka bertemu komunitas motor. Padahal, stigma negatif dari masyarakat terhadap komunitas motor begitu melekat. Namun, kali ini mereka justru membantu dan  turut berkiprah dalam gerakan literasi.
Keduanya pun berpadu hingga  kemudian melahirkan Komunitas Motor Literasi (MOLI).

Komunitas Literasi Tangerang Gencarkan Donasi Buku, Minggu (21/5/2017).

"Komunitas Motor Literasi berperan untuk mendistribusikan buku dan juga menjemput jika ada masyarakat yang ingin mendonasikan buku," ujar Firman Venayaksa, penggagas Komunitas Motor Literasi, Minggu (21/5/2017).

Geliat gerakan ini mulai nampak di Kabupaten Tangerang. Pada saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional Sabtu (20/5/2017) kemarin, Forum TBM dan Komunitas Motor Literasi di Kabupaten Tangerang menyambangi PAUD Bina Insan Maarif di Tigaraksa.

"Untuk di Tangerang, saat ini geliat MOLI memang baru terlihat di Kabupaten Tangerang, sementara dua kota lainnya, yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangsel justru kami harapkan masyarakatnya menjadi pemasok bahan bacaan. Untuk saat ini fokus kami memang lebih banyak di wilayah Banten Selatan, seperti Pandeglang dan Lebak. Sebab di sini selain terjadi kesenjangan ekonomi, juga terjadi kesenjangan akses terhadap bahan bacaan," tambah Firman yang juga Ketua Forum TBM tingkat Nasional.

Pegiat literasi Kabupaten Tangerang, Andri Gunawan merasa yakin perpaduan gerakan ini akan turut berkontribusi dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

"Saat ini prioritas kami adalah meningkatkan minat baca pada anak-anak usia dini. Sehingga donasi buku kami arahkan ke PAUD yang memiliki Taman Baca Masyarakat," ujarnya.

Andri juga optimis, dengan menumbuhkan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini akan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa ini.

"Kami percaya dengan meningkatkan minat dan budaya literasi, bangsa indonesia akan jauh lebih baik dari saat ini," tambahnya.

Dia mengatakan, bagi masyarakat Tangerang yang ingin turut mendonasikan buku, Anda dapat menghubungi Sekretariat Forum TBM kabupaten Tangerang, TBM Pelita An-Nazma, Jalan H Marpu RT 08/02, Desa Ranca Labuh, kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Sirkuit Paramount Jadi Ajang Promosi Kompetisi MotorCross Internasional 2018

Sirkuit Paramount Jadi Ajang Promosi Kompetisi MotorCross Internasional 2018

Selasa, 29 Mei 2018 | 21:34

TANGERANGNEWS.com-Ajang kompetisi motorcross internasional MXGP 2018 kembali digelar. MXGP yang rencananya akan digelar di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 30 Juni-1 Juli

WISATA
Wisata Bareng Anak ke Bandung? Mending Pakai Kereta

Wisata Bareng Anak ke Bandung? Mending Pakai Kereta

Jumat, 29 Juni 2018 | 08:00

TANGERANGNEWS.com-Selalu ada sejuta alasan untuk kembali ke kota Bandung, apalagi bagi warga di Jakarta. Selain karena jaraknya yang dekat, ada banyak hal yang bisa dilakukan di kota dingin yang suhunya jauh berada di bawah kota Metropolitan Jakarta.

BANDARA
HUT RI Ke-73, Bandara Soekarno-Hatta Gelar Berbagai Perlombaan

HUT RI Ke-73, Bandara Soekarno-Hatta Gelar Berbagai Perlombaan

Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Berbagai perlombaan digelar oleh pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie