Connect With Us

DPRD Kabupaten Tangerang Digeruduk Lagi

Mohamad Romli | Senin, 22 Mei 2017 | 12:00

Ratusan orang dari Forum Masyarakat Desa Dangdang (FMD) berdemonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (22/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com - Ratusan orang dari Forum Masyarakat Desa Dangdang (FMD) kembali berdemonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (22/5/2017).

 
Massa yang datang sekitar pukul 10.40 langsung memasuki halaman gedung DPRD yang sudah dijaga ketat oleh aparat gabungan dari Satpol PP, Polisi dan TNI. Dilokasi tampak juga pihak keamanan mempersiapkan mobil water cannon.
 
Massa aksi langsung menggelar orasi dan membentangkan sepanduk berisi tuntutan aksi tersebut. Mereka juga menggelar aksi teatrikal yang dengan menggotong dua maket keranda mayat, sementara beberapa orang lainnya dengan tergantung tulisan 'Pemerintah' di dadanya diam terpaku dengan mata ditutup kain putih.
 
"Ini adalah aksi kedua kami, kami menuntut DPRD untuk segera ikut menyelesaikan persoalan penyerobotan tanah di desa kami," orasi salah seorang peserta aksi.
 

 
Deden, Koordinator lapangan aksi, mengatakan bahwa mereka menuntut DPRD Kabupaten Tangerang untuk segera merealisasikan janjinya yang akan menyelesaikan kasus dugaan penyerobotan tanah yang dilakukan oleh PT. Bhanda Wibawa Asih. 
 
Sebelumnya, pernah digelar pertemuan antara Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang dengan perwakilan warga, BPN dan beberapa instansi terkait lainnya beberapa waktu yang lalu.
 
"Hasil pertemuan terakhir, DPRD akan membentuk Pansus untuk menyelesaikan persoalan di desa Dangdang, kami menuntut sejauh mana yang sudah dilakukan oleh DPRD," ujarnya.
 
Sampai saat ini, kata Deden, pematokan oleh PT. Bhanda Wibawa Asih masih terus dilakukan. Padahal di pertemuan sebelumnya warga meminta pematokan tersebut untuk dihentikan.
 
Saat ini, masih berlangsung pertemuan antara perwakilan massa aksi dengan anggota Komisi 1 DPRD, sementara massa aksi lainnya masih menggelar orasi di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang.
TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

SPORT
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Minggu, 27 September 2026 | 21:16

Gelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill