Connect With Us

Ratusan Orang Bukber Dengan Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid

Mohamad Romli | Selasa, 30 Mei 2017 | 19:00

Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, menghadiri kegiatan berbuka puasa bersama, yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, di Gedung Serba Guna (GSG), Selasa (30/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com- Sekitar 700 orang memadati Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Selasa (30/5/2017) sore. Mereka datang untuk menghadiri acara buka puasa bersama (Bukber), istri mantan Presiden Republik Indonesia yang juga tokoh Nahdatul Ulama, KH Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

Uniknya, selain umat Islam, acara tersebut dihadiri juga peserta dari non-muslim dari berbagai kelompok agama. Maklum saja kegiatan tersebut dihelat oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang.

Kemesraan dan cermin keharmonisan antar pemeluk umat beragama di Kabupaten Tangerang sangat nampak dalam kegiatan tersebut. Umat beragama non-muslim tampak dengan senang hati turut membantu mempersiapkan dan membagikan hidangan untuk berbuka puasa, sungguh satu sikap yang menjadi cermin keberagaman dan pluralisme  yang dipraktekkan oleh mendiang Gus Dur.

KH Maski, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews.com  mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan oleh Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Bahkan ketika mendapatkan tawaran untuk melaksanakan di Kabupaten Tangerang, tanpa banyak berfikir panjang dia menerimanya.

"Sesuai pesan beliau, kegiatan ini menghadirkan kaum marjinal yang selama ini menjadi fokus perhatian beliau, di sini kita berbagi bersama mereka," ujarnya.

Kaum marjinal yang dimaksud adalah kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah, mereka yang selama ini sudah banyak berperan untuk kehidupan bersama namun kurang mendapatkan perhatian dan penghargaan.

"Misalnya tukang sapu jalanan, selama ini mereka sudah sangat berjasa namun kurang mendapatkan perhatian dari kita," tambahnya.

Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menceritakan, sebenarnya kegiatan serupa sudah berlangsung sejak almarhum Gus Dur masih menjadi Presiden.

"Biasanya saya mendatangi saudara-saudara kita di tengah pasar, kolong jembatan untuk melaksanakan sahur bersama, saya mendengarkan kisah hidup mereka dan belajar banyak dari kisah hidup mereka tersebut," ungkapnya.

Hal yang dipelajari Shinta tersebut adalah nilai-nilai serta keyakinan orang-orang terpinggirkan yang tetap memegang teguh prinsip dan keyakinannya. Meski di tengah situasi kehidupan yang serba kekurangan, mereka yang tinggal di bawah kolong jembatan, tidak memiliki pekerjaan tetap serta tidak memiliki tempat tinggal, namun tetap bisa Istiqomah menjalani kehidupannya.

"Dari saudara-saudara kita itu, para kaum marjinal tersebut, saya belajar banyak bagaimana mereka memperjuangkan hidupnya tanpa mengorbankan harkat dan kehormatan hidup mereka," tambahnya.

Shinta juga menekankan puasa adalah sarana untuk mengubah diri ke arah yang lebih baik lagi, sehingga mereka yang berubah karena puasa, adalah kelompok orang yang beruntung karena tidak sekedar hanya merasakan lapar dan haus.

"Kalau berpuasa namun kita tidak bisa berubah menjadi lebih baik, puasa kita masih bersifat formal," tandasnya.

Di penghujung acara, sebanyak 500 kaum duafa mendapatkan santunan dari FKUB Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

KOTA TANGERANG
Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:56

Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era kecerdasan buatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang membuka pendaftaran untuk program Kelas Literasi: AI Content Creation Bootcamp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill