Connect With Us

Kunjungi Korban Bom Kampung Melayu, Kapolda Terharu

Mohamad Romli | Jumat, 2 Juni 2017 | 10:30

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, saat mengunjungi rumah keluarga Alm, Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Jumat (2/6/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan mengunjungi rumah keluarga Briptu Anumerta Ridho Setiawan, korban bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, beberapa waktu yang lalu, Jumat (2/6/2017).
 
Kapolda beserta rombongan tiba di perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, sekitar pukul 09.30 WIB.
 
Usai silaturahmi tersebut, Kapolda menyampaikan bahwa keluarga Ridho sudah mengikhlaskan gugurnya anaknya tersebut saat bertugas.
 

 
"Saya cukup terharu saat beliau menyampaikan rasa duka yang mendalam karena kehilangan putra terbaiknya," ujar Kapolda.
 
Selain itu, kata Kapolda, atas peristiwa yang menimpa anaknya, keluarga Ridho mengutuk kejadian bom tersebut, karena menurut keyakinan orang tua Ridho, Islam tidak mengajarkan bunuh diri.
 
"Saya mengutip yang disampaikan orang tua Ridho, beliau menyampaikan dalam satu pertemuan, (pelaku bom bunuh diri) kalau mati sahid tidak mungkin, karena Islam tidak mengajarkan bunuh diri," tandas Kapolda.(RAZ)
PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

KAB. TANGERANG
Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan

Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan

Kamis, 2 April 2026 | 21:28

Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill