Connect With Us

Bupati Tangerang Lagi Pidato Disiplin, PNS Malah Mangkir Apel

Mohamad Romli | Senin, 19 Juni 2017 | 14:00

Tampak seorang pegawai Pemkab Tangerang sedang absen di mesin fingerprint gedung DPRD Kabupaten Tangerang saat apel sedang berlangsung, Senin (19/6/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang A Zaki Iskandar meminta seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang lebih meningkatkan disiplin saat memberikan pidato saat Apel Kebangsaan di lapangan Maulana Yudha, Puspemkab Tangerang, Senin (19/6/2017). Namun ironisnya, sejumlah PNS Pemkab Tangerang malah mangkir dari apel.
 
"Bukan semata-semata disiplin jam kerja, namun juga disiplin dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat sesuai peraturan yang berlaku. Apalagi Pemkab Tangerang sudah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)," ujarnya.
 
Zaki juga menambahkan, tugas dan kewajiban aparatur sipil negara sebagai aparatur negara untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
 
"Oleh karena itu, saya tekankan kepada seluruh kepala SKPD dan aparatur Pemkab Tangerang untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dalam bekerja, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi," tambahnya.
 

 
Zaki juga mengharapkan kedisiplinan para pegawai tidak menurun sehingga para kepala SKPD diminta untuk melakukan monitoring disiplin kerja bawahannya.
 
TangerangNews.com  melakukan pantauan atas pernyataan Zaki tersebut, tampak pada saat apel pagi tersebut digelar pun, beberapa aparatur sipil negara Pemkab Tangerang mangkir tidak mengikuti apel di lapangan, karena mereka datang terlambat.
 
Beberapa ASN yang terlambat tersebut terlihat hanya menyimak jalannya apel pagi tersebut dari dalam gedung DPRD Kabupaten Tangerang.
 
Bahkan, pada saat apel masih berlangsung, beberapa tampak dengan gerakan sangat berhati-hati, satu persatu melakukan absen pada mesin finger print yang terletak disisi barat pintu gedung wakil rakyat tersebut. Kemudian dengan tergesa-gesa masuk kembali ke dalam gedung.(RAZ)
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill