Connect With Us

Sufroni Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Kemiri

Mohamad Romli | Kamis, 6 Juli 2017 | 22:30

Ilustrasi Pengeroyokan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sufroni, 42, warga Kampung Kebon Kelapa, RT 04/04, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan menghembuskan nafas terakhirnya di Klinik Bakti Mulya, Kronjo, karena ditusuk dibagian perut oleh orang tak dikenal, Rabu (5/7/2017) malam.

Selain Sufroni, temannya juga, Rustadi, 30, warga kampung Kedaung Baru, RT 01/03, Kedaung Baru, Kecamatan Kampung Melayu, dalam kondisi kritis karena lima luka bekas tusukan senjata tajam dibagian bahu dan hidung retak.

Kapolsek Mauk AKP Ponzi Indra kepada TangerangNews.com  mengatakan, kedua pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB oleh warga yang melintas karena mendengar suara teriakan minta tolong dari area pesawahan di Jalan Yaspirat, Kampung Benyawakan Jaya, RT 06/06, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri.

"Setelah dicek oleh warga tersebut, ia menemukan dua orang pria bersimbah darah, kemudian melaporkan ke warga lainnya disekitar lokasi kejadian," ujar Kapolsek Mauk, AKP Ponzi Indra, Kamis (6/7/2017).

Kemudian kedua pria tersebut dibawa ke klinik Bakti Mulya, Kronjo. Namun nyawa Sufroni tidak tertolong pada saat telah sampai diklinik tersebut. Sementara Rustadi kemudian dilarikan ke RSU Tangerang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dari keterangan sementara yang dihimpun Polsek Mauk, sebelum peristiwa tersebut terjadi, kedua pria tersebut habis berkunjung ke kediaman Hana, seorang wanita warga kampung tersebut.

"Dari keterangan Hana, kami mendapatkan informasi bahwa Rustadi sempat menelepon mengabarkan dirinya dikeroyok sejumlah orang tak dikenal," tambahnya.

Untuk mengungkap pelaku serta motif kasus tersebut, pihak Polsek Mauk kini tengah melakukan penyelidikan dengan menghimpun keterangan dari berbagai sumber terkait. "Kami sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif kasus tersebut," tandasnya.(RAZ)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill