Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Manajemen Hotel Santika Premiere Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang , berkunjung ke kantor redaksi TangerangNews.com, Kamis (7/13/2017).
Kunjungan ini diwakili oleh Riana Megawati, Publik Relation Officer hotel tersebut. Kepada Tangerangnews.com, Riana mengatakan kunjungan ini dalam rangka media visit corporate ke media. Riana yang tiba sekitar pukul 16.00 WIB diterima salah satu staf redaksi, Muhamad Heru.
"Selain itu, kami ingin mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan diredaksi TangerangNews.com," ujarnya.
Dalam perbincangan dengan redaksi, Riana menceritakan beberapa fasilitas hotel yang berlokasi di dekat Indonesia Convention Exhibition, Jalan BSD Grand Boulevard, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Salah satu fasiiltas yang bisa dinikmati pengunjung di Hotel Santika Premiere ICE – BSD adalah Sky Lounge 15. Di sini pengunjung dapat menikmati panorama keindahan Kota Tangsel dari ketinggian lantai 15.
"Di Sky Lounge, pengunjung sambil makan dan bersantai bisa menikmati keindahan kota," tambahnya.
Diakhir kunjungannya, Riana memberikan cendramata kepada redaksi. "Cendramata ini masih fresh from the oven lho," ucapnya sambil tersenyum.(RAZ)
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews