Connect With Us

Keluhan Tak Direspon, Warga Swadaya Bangun Jembatan Ambruk di Jambe

Mohamad Romli | Minggu, 16 Juli 2017 | 09:30

Tampak warga setempat bergotong royong membangun jembatan Parung Lawang yang beberapa waktu lalu ambruk. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang secara swadaya membangun jembatan Parung Lawang yang ambruk beberapa waktu yang lalu. Hal itu dilakukan karena keluhan mereka tidak mendapat respon cepat dari pemerintah daerah.

Edi Heryanto, warga setempat mengatakan pembangunan tersebut dilakukan sejak Jumat (14/7/2017) kemarin. "Yang penting warga bisa melintas dulu. Kalo nunggu dibangun pemerintah lama," ujarnya Sabtu (17/7/2017).

Selain warga Desa Sukamanah, Jambe, pembangunan jembatan tersebut juga melibatkan warga dari Desa Jaga Dipa, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor yang berbatasan langsung dengan Desa Sukamanah tersebut.

"Kami swadaya mengumpulkan bambu serta perlengkapan lainnya dibantu juga oleh aparat dari TNI," tambahnya.

Untuk diketahui, jembatan tersebut ambruk pada Rabu (12/7/2017) pagi. Dalam peristiwa tersebut, empat orang terluka karena terjatuh ke sungai saat mereka melintas dengan mengendarai sepeda motor.(RAZ)

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:35

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mulai membahas skema pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, agar subsidi energi lebih tepat sasaran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill