PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memberikan bantuan pembangunan infrastruktur air bersih kepada PDAM Tirta Kerta Raharaja (TKR) untuk wilayah utara Tangerang.
Direktur Utama PDAM TKR Rusdy Machmud mengatakan, bantuan tersebut mampu meningkatkan kapasitas layanan hingga 500 liter per detik dengan dibangunnya titik pengambilan air dari Cisadane dan pipanisasi sampai Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga.
“Bantuan tersebut akan dibagi dalam dua tahap, pada tahun 2017 ini, akan direalisasikan untuk 200 liter per detik, sementara sisanya akan dikerjakan pada tahun 2018 mendatang. Pembangunannyaa akan dimulai Bulan Agustus. Tahun depannya akan ditambah 300 liter per detik," ujarnya, Jumat (21/7/2017).
Bantuan tersebut dijelaskan Rusdy melalui mekanisme hibah, semua proses pekerjaan tersebut dilakukan oleh Kementrian PUPR. "Nanti kami hanya menerima setelah proses pekerjaan tersebut selesai," tambahnya.
Selain itu, pihak PDAM TKR juga sudah mengusulkan ke Pemerintah Pusat untuk peningkatan kapasitas pelayanan air bersih di Kecamatan Mauk, Rajeg, Kronjo dan Kresek. Dengan dibangunanya jaringan instalasi baru tersebut, pelayanan air bersih di wilayah utara Tangerang semakin meningkat.
"Target dalam RPJMD adalah 40 persen masyarakat Kabupaten Tangerang harus terlayani di 2018," tandasnya.(RAZ)
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews