Connect With Us

Penghasilan Menjanjikan, Asep Sudah 15 Tahun Berjualan Bendera

Mohamad Romli | Senin, 24 Juli 2017 | 14:30

Lapak pernak-pernik Bendera tujuh belasan milik Asep di Jalan Raya Pemda, Tigaraksa, Senin (24/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus, pedagang musiman beragam pernak-pernik seperti bendera merah putih dan umbul-umbul pun bermunculan. Salah satunya adalah Asep.

Pada Senin (24/7/2017), pria asal Garut, Jawa Barat ini mulai menggelar dagangannya di depan SPBU Tigaraksa, Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.

Asep tidak sendirian, namun dibantu oleh dua orang pemuda yang bertugas menjaga dagangannya tersebut.

"Sebenarnya ada delapan orang anak buah saya, tapi yang lainnya belum nyampe, nanti awal Agustus baru nyampe ke sini," ujarnya kepada TangerangNews.com.

Asep pun menceritakan, ia sudah menekuni usaha tersebut sejak tahun 2002, bahkan sebelum berjualan di Tangerang, ia sempat berkeliling ke wilayah Timur Indonesia, seperti Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

"Kalau jualan di Tangerang baru empat tahun, saya buka di delapan titik lokasi, di Citra Raya, Tigaraksa, Balaraja," tambahnya.

Profesi tersebut hanya dilakoninya saat menjelang tujuh belasan saja. Asep membeli pernak-pernik tersebut dari para pengrajin di Garut, kemudian menjualnya kembali.

"Kalau sehari-hari saya kerja di bengkel di Garut, menjelang tujuh belasan saya ijin selama sebulan untuk berjualan bendera," imbuhnya.

Menurutnya, penghasilan dari usaha ini pun sangat menjanjikan meski hanya setahun sekali. "Kalau tahun kemarin sepi pembeli, saya hanya bisa menjual 100 kodi, mudah-mudahkan tahun ini kembali rame," tandasnya.

Pernak-pernik tujuh belasan yang dijual Asep tersebut harganya beragam, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp400 ribu.(RAZ)

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill