Connect With Us

Pasar Kemis Rawan Begal, Polisi Siagakan Personel

Mohamad Romli | Jumat, 28 Juli 2017 | 13:00

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih saat ungkap kasus beberapa waktu yang lalu. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran personel Polsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang disiagakan untuk melakukan patroli secara intensif, pasca terjadinya rentetan kasus pembegalan sepeda motor dan kejahatan dengan kekerasan lainnya yang terjadi di wilayah padat penduduk tersebut.

Kapolsek Pasar Kemis Kompol Kosasih mengatakan, saat ini pihaknya sudah berhasil menangkap satu orang tersangka yang saat beraksi menggunakan senjata api jenis soft gun. Selanjutnya sejumlah anggota Reskim dan unit lainnya pun disiagakan untuk melakukan patroli.

"Jumlahnya ada 20 orang, ditambah saya, jadi 21 personel, kita on call, dibantu juga dari Jatanras Polresta Tangerang, Polda Banten dan Polda Metro Jaya," paparnya, Jumat (28/7/2017).

Selain itu, pihaknya juga melakukan perubahan pola dan waktu patroli, karena dari beberapa kasus yang terjadi, peristiwa kejahatan tersebut justru terjadi pada pagi dan siang hari.

Kosasih akan membagi anggota dalam tiga kali waktu patroli, diantaranya pada pukul 03.30 WIB sampai 06.00 WIB, pukul 10.00 WIB  sampai pukul 13.00 WIB dan pukul 17.00 WIB sampai 23.00 WIB.

"Selain anggota yang patroli, juga ada anggota lain yang hunting, ditambah anggota yang siaga di titik rawan kejahatan," tambahnya.

Kosasih menyebutkan ada empat titik rawan kejahatan di wilayahnya, diantaranya wilayah Kutabumi, sekitar patung biru jalan perumahan Regency Gelam Jaya, sekitar Giant Pasar Kemis, dan sekitar wilayah Puri yang mengarah ke Cadas, Sepatan.

"Kami juga menghimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tindak kejahatan," tandasnya.

Untuk diketahui, setidaknya telah terjadi empat peristiwa kejahatan dengan kekerasan di Pasar Kemis dalam bulan ini. Dalam melakukan aksinya, komplotan penjahat tersebut bahkan melakukan aksinya disiang hari.(RAZ)

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill