Connect With Us

Polsek Pasar Kemis Imbau Ortu Tidak Berikan Motor ke Anak di Bawah Umur

Mohamad Romli | Jumat, 28 Juli 2017 | 16:00

Polsek Pasar Kemis mensosialisasikan melalui Baliho, Himbauan pencegahan anak dibawah umur untuk tidak mengendarai kendaraan, Kabupaten Tangerang, Jumat (28/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Tak sedikit orang yang meregang nyawa dijalan karena kecelakaan lalu lintas, berbagai hal bisa menjadi faktor pemicunya, salah satunya soal tidak disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas.

Kecelakaan lalu lintas tidak memandang usia dan jenis kelamin, bahkan anak-anak lebih rentan menjadi korban karena secara mental dan emosional belum cukup untuk bisa menguasai laju kendaraan yang bisa dipacu dengan kecepatan tinggi.

Namun, saat ini marak anak-anak di bawah umur dengan bebas bisa mengendarai kendaraan bermotor, terutama sepeda motor. Ironisnya, bebasnya anak-anak tersebut mengendarai sepeda motor tidak terlepas dari kurangnya pemahaman orang tua serta ketaatan terhadap peraturan lalu lintas.

Akhirnya mereka kerap mengalami kecelakaan hingga kehilangan nyawa. Orang tua mungkin baru sadar saat telah kehilangan buah hatinya yang terenggut akibat kecelakaan lalu lintas, maka rasa sesal pun sudah tak berarti.

Hal ini pun menjadi perhatian jajaran Polsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Melalui baliho besar, pihak Poksek memberikan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat terkait bahayanya memberi izin anak dibawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor.

"Kami ingin masyarakat sadar bahwa membiarkan anak-anak di bawah umur sangat berbahaya baik bagi keselamatan jiwa anak maupun pengguna jalan lainnya," ujar Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih, Jumat (28/7/2017).

Baliho itu menurut Kompol Kosasih sebagai kampanye untuk membangun kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak dengan melarangnya mengendarai kendaraan bermotor.

"Jangan karena sayang, nyawa anak kita melayang, ingatkan anak kita agar paham bahwa mereka masih di bawah umur sehingga belum saatnya mengendarai kendaraan bermotor," paparnya.

Kampanye tersebut dijelaskannya sebagai bagian dari implementasi program Kapolresta, AKBP Sabilul Alif Tangerang, yaitu Pos Cisadane yang merupakan akronim Polisi Cinta Siswa, Pemuda dan Edukasi.

"Semoga gerakan ini semakin menumbuhkan kesadaran orang tua dan anak-anak sebagai tunas-tunas muda kita yang taat berlalu lintas," tandasnya.(RAZ)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

KOTA TANGERANG
Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Selasa, 29 September 2026 | 19:30

Tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membongkar kasus pencurian infrastruktur telekomunikasi tower Base Transceiver Station (BTS).

SPORT
Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Selasa, 29 September 2026 | 19:38

Kabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill