Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-Warga Cisereh digegerkan dengan temuan mortir disalah satu pabrik peleburan besi yang berlokasi di kawasan industri Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Sabtu (5/8/2017).
Setelah diperiksa tim Gegana Polda Banten, mortir tersebut masih dalam kondisi aktif.
Dikonfirmasi TangerangNews.com, Kapolsek Tigaraksa, Kompol Agus Hermanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga di lokasi pabrik peleburan besi ditemukan 10 mortir dalam kondisi sudah berkarat.
"Kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan, ternyata laporan itu benar, ada 10 mortir di lokasi tersebut," ujarnya.
Untuk memastikan kondisi mortir tersebut, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Satuan Gegana Polda Banten. Sebanyak 10 personel Gegana pun diterjunkan ke lokasi.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi mortir tersebut masih dalam kondisi aktif," tambahnya.

Kompol Agus menerangkan, mortir tersebut pertama kali ditemukan karyawan pabrik tersebut yang melihat ada tumpukan besi berbentuk bulat.
Setelah diperiksa, benda tersebut dicurigai adalah mortir, kemudian melaporkannya ke Polsek Tigaraksa. Namun Agus belum bisa memberikan keterangan lebih dalam tentang mortir tersebut.
"Saat ini masih diteliti di Polda Banten," tandasnya.(DBI)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews