Connect With Us

Gawat! Ada Jajanan Anak SD Mengandung Narkoba

Mohamad Romli | Selasa, 8 Agustus 2017 | 15:00

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wowon Wirdayat, Selasa (8/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wowon Widaryat menghimbau para orang tua untuk lebih waspada terhadap jajanan anak di sekolah, karena ramai beredar kabar ada jenis narkoba yang dikemas dalam bentuk permen.

"Sekarang narkoba sudah merasuk ke jajanan di pinggiran, seperti permen impor itu," ujarnya di SDN Kohod III, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (8/8/2017).

Narkoba tersebut, kata Wowon, berbentuk permen karet yang warnanya menarik minat anak sekolah untuk mengkonsumsi. Hal ini sangat berbahaya, sehingga orang tua harus memperhatikan jajanan yang dikonsumsi oleh anaknya.

Wowon sendiri mengaku belum mendapatkan laporan secara resmi, namun berdasarkan informasi yang beredar di media massa, beredarnya zat adiktif yang bisa merusak masa depan anak-anak tersebut sudah sedemikian meresahkan.

"Zat-zat adiktif tersebut merasuk di masyarakat, lingkungan sekolah, khususnya lingkungan SD.Kalau SMP dan SMA kan sudah bisa memilih," tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi terhadap anak-anak untuk mengkonsumsi jajanan yang bersih dan bergizi melalui program Gizi Anak Sekolah (Pro-GAS), sehingga anak-anak memiliki kebiasaan untuk tidak jajan sembarangan dan terhindar dari makanan yang tidak sehat, terutama jajanan yang disinyalir mengandung zat adiktif.(RAZ)

BANTEN
Rawan Jadi Alat Konsumsi Narkoba, Andra Soni Dukung Larangan Vape

Rawan Jadi Alat Konsumsi Narkoba, Andra Soni Dukung Larangan Vape

Rabu, 8 April 2026 | 20:21

Gubernur Banten Andra Soni mengaku setuju atas usulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto yang melarang peredaran vape di Indonesia.

BISNIS
H&M Tutup 163 Toko di 2026, Beralih Fokus ke E-Commerce

H&M Tutup 163 Toko di 2026, Beralih Fokus ke E-Commerce

Rabu, 8 April 2026 | 21:18

Raksasa ritel fesyen H&M telah menutup 163 gerai di berbagai negara sebagai bagian dari strategi penyesuaian bisnis yang kini lebih berfokus pada penguatan penjualan digital dan investasi di lokasi toko yang dinilai paling menguntungkan.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill