Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Sejak pukul 06.30 WIB, 500 warga dari RT 03 dan 04 di RW 07, Kampung Kalapa, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, memadati lapangan sepakbola. Mereka membawa formulir C1 untuk memberikan hak suara di TPS 14 tersebut, Sabtu (19/8/2017).
Dalam TPS, terpampang daftar nama pemilih tetap (DPT), daftar calon tetap anggota DPR RI, DPRD Banten, DPRD Kabupaten Tangerang, anggota DPD RI serta daftar pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.

Tepat pukul 07.00 WIB, pengeras suara berbunyi mengumumkan TPS sudah dibuka, tiga orang anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) telah siap dibelakang meja untuk memberikan kertas suara.
Demikian simulasi nasional pemungutan dan perhitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam rangka menghadapi pemilu serentak tahun 2019 mendatang.

Simulasi tersebut layaknya pemilu sebenarnya, setelah dipanggil petugas KPPS, pemilih mengambil lima kertas suara. Kemudian mencoblos di bilik suara, memasukkan kertas suara ke kotak suara kemudian mencelupkan jari kelingking ke tinta pemilu.
Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, simulasi tersebut dilakukan karena dalam UU Pemilu yang baru, banyak hal yang berubah sehingga perlu simulasi untuk mengukur durasi waktu, tingkat kesulitan pemilih serta hal teknis lainnya.
Dicontohkan Arief, hal yang berubah tersebut misalnya jumlah KPPS yang saat ini lima orang, diubah hanya tiga orang. "Kotak suara juga berubah, harus menggunakan kotak transparan," ujarnya.

Hal lain yang berubah yaitu hasil perhitungan suara di TPS langsung dibawa ke Kecamatan, hal ini berbeda dengan mekanisme yang berlaku sebelumnya, hasil perhitungan suara dibawa terlebih dahulu ke kantor desa atau kelurahan.
Ditambahkan Arief, simulasi ini akan menjadi bahan dalam menyusun peraturan KPU terkait teknis penyelenggaraan Pemilu 2019 untuk menentukan jumlah pemilih tiap TPS dan hal-hal lainnya. Tampak hadir dilokasi, Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, Komisioner KPUD Banten, Komisioner KPU Kabupaten Tangerang, perwakilan partai politik di Kabupaten Tangerang.(RAZ)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGSiang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih
Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Howard Johnson by Wyndham Tangerang bersama Aroma Bumbu Eatery & Cafe menghadirkan sejumlah promo khusus bertema budaya Indonesia.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 230 tenaga kesehatan (nakes) untuk memeriksa kesehatan dan vaksinasi 2.090 calon jamaah haji sebelum diberangkatkan menuju tanah suci, pada Minggu 26 April 2026 mendatang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews