Connect With Us

Restorasi Pesisir Pantai Kohod, Bandara Soekarno-Hatta Tanam 4.000 Mangrove

Mohamad Romli | Rabu, 20 September 2017 | 11:00

| Dibaca : 679

Indah Suryandari, Human Capital and Finance Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, secara simbolis menanam mangrove di pantai Desa Kohod, Pakuhaji. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak tahun 2012 telah menanam dan merawat pohon Mangrove (bakau)  yang ada di pesisir pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. 
 
Kembali melalui Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II menanam 4.000 batang pohon Mangrove di pesisir pantai yang ada di Desa Kohod, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.  
 
Tujuan dari penanaman pohon Mangrove di wilayah tersebut berguna untuk merestorasi rusaknya kawasan pesisir utara Kabupaten Tangerang yang diakibatkan abrasi. BACA JUGA : PT Angkasa Pura II Bangun Kampung Baca di Tangerang
 
Human Capital and Finance Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, Indah Suryandari menjelaskan, program bertema ‘Save our earth, save our life’  ini berorientasi pada perbaikan fungsi ekosistem dan upaya pelestarian hutan Mangrove. 
 
“Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengintergrasikan pembangunan sektoral untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dengan memperbanyak penanaman pohon. Mengingat manfaatnya begitu besar, seluruh elemen masyarakat bahu membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan Mangrove,” terang Indah, Rabu (20/09/2017).  
 
Selain turut ambil bagian dalam menanam pohon Mangrove, turut dilakukan juga tebar ribuan benih ikan di wilayah tersebut. 
 

 
Bumi yang kita tinggali, kata Indah,  merupakan titipan untuk diwariskan kepada anak cucu. Karena itu, penting bagi kita untuk bertanggung jawab dan bersama-sama merawat lingkungan. 
 
“Ribuan benih ikan kita tebar, seperti ikan nila, kakap merah serta ikan bandeng,” terangnya. 
 
Angkasa Pura
Indah Suryandari, Human Capital and Finanance Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta saat menebar ribuan benih ikan.
 
Perlu diketahui bersama, bahwa PT Angkasa Pura II pada tahun 2016 lalu telah menyalurkan dana melalui Program Kemitraan sebesar Rp 2,95 miliar kepada 108 mitra binaan dari Kota dan Kabupaten Tangerang. 
 
Rinciannya adalah Rp 1,2 miliar untuk mitra dari Kota dan Rp1,75 miliar untuk mitra dari wilayah Kabupaten. Berdasarkan data unit Corporate Social Responsibility Kantor Cabang Utama  Bandara Soekarno-Hatta, nominal Program Kemitraan yang telah disalurkan dari tahun 2001 hingga 2016 mencapai Rp32,59 miliar kepada total 1.812 mitra binaan. BACA JUGA :Kunjungi Desa Kohod, Iriana Jokowi Disambut Antusias Warga
 
Sedangkan untuk Program Bina Lingkungan dari tahun 2004 hingga 2016 totalnya mencapai Rp 22,4 miliar. 
 
Program Bina Lingkungan diberikan dalam bentuk barang seperti mobil ambulance kelililing, mobil perpustakaan keliling, gerobak sampah, kacamata, dan lain-lain atau juga dapat berupa bangunan fisik untuk fasilitas umum seperti mushola, sekolah, sarana MCK, dan juga termasuk Rumah Kampung Baca yang sedang dibangun.

WISATA
Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Rabu, 21 Maret 2018 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Yogyakarta bukan cuma terkenal dengan budaya Jawa yang kental. Tapi ternyata, di kota ini terselip destinasi unik berupa

KOTA TANGERANG
Sejumlah Perlintasan Rel di Tangerang Belum Dilengkapi Palang Pintu

Sejumlah Perlintasan Rel di Tangerang Belum Dilengkapi Palang Pintu

Senin, 18 Juni 2018 | 23:00

TANGERANGNEWS.com-Perlintasan rel Kereta Api (KA) Commuter Line relasi Jakarta - Tangerang masih belum dilengkapi palang pintu. Seperti di perlintasan rel KA Commuter Line dari Stasiun Poris hingga Stasiun Tangerang.

KAB. TANGERANG
Siram Diri dengan Minyak Tanah, Suhartati Nekat Bakar Diri di Tangerang

Siram Diri dengan Minyak Tanah, Suhartati Nekat Bakar Diri di Tangerang

Kamis, 14 Juni 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Persoalan hidup memang tidak mudah, tetapi hal itu sebaiknya tidak menjadi beban berlebihan sampai harus berbuat nekat.

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya