Connect With Us

Ngumpet Dalam Ilalang, Curanmor di Tangerang Ini Nyaris Dihajar Massa

Mohamad Romli | Minggu, 5 November 2017 | 14:00

Pemuda berinisial NR, 18, Pelaku curanmor di Kronjo, diamankan di Mapolsek Kronjo, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jika pelaku curanmor biasanya tak kenal takut saat melakukan tindak kekerasan terhadap korbannya, namun nyali mereka pun ciut seketika saat dikejar massa.

Demikian juga dengan pelaku curanmor di Kronjo, Kabupaten Tangerang. Pelaku lari terbirit-birit menghindari kejaran warga yang sudah dikuasai rasa marah, karena jengkel dengan aksi kejahatan mereka yang sering terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang. Bahkan tak jarang warga main hakim sendiri dalam melampiaskan amarahnya tersebut.

Kapolsek Kronjo AKP Uka Subakti kepada TangerangNews.com mengatakan, pihaknya mengamankan seorang pemuda berinisial NR, 18, di Kampung Cirako, Desa Cijeruk, Mekar Baru, Kamis (2/11/2017).

"Pelaku diketahui warga mencuri sepeda motor saat pemiliknya sedang salat magrib,"  ujarnya, Minggu (5/11/2017).

Entah bagaimana nasib pelaku jika saat itu tidak ada personel Polsek Kronjo disekitar lokasi, karena menurut Uka ratusan warga sudah mengepung pelaku yang terpojok dan bersembunyi di ilalang. 

"Personel kami mengamankan pelaku dari amuk massa, kemudian membawanya ke Mapolsek Kronjo berikut dengan barang buktinya," tambahnya. 

Sebelum dibawa ke Mapolsek Kronjo, pelaku sempat diamankan di rumah ketua RT setempat. Anggota pun sempat kewalahan, karena massa tetap marah ingin melampiaskannya ke pelaku. Bahkan saat personel piket Polsek Kronjo tiba di lokasi dan membawanya ke Mapolsek, ratusan massa tersebut masih mengikuti petugas.

"Namun kami berhasil meredam amarah warga hingga pelaku tidak sampai diamuk warga," terangnya. 

Barang bukti yang diamankan pihaknya adalah Sepeda Motor Honda Beat warna hitam tahun 2015 nopol B-6301-GWL milik Sarnata, warga setempat korban pencurian tersebut.

Selain itu, barang bukti lainnya yang diamankan polisi adalah STNK serta kunci letter T yang digunakan tersangka dalam melakukan kejahatannya tersebut.

Dalam melakukan aksinya, pelaku yang merupakan warga Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang biasa berdua dengan rekannya. Namun satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini tengah dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Kronjo.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan dipastikan akan merasakan dinginnya lantai hotel prodeo untuk beberapa tahun kedepan. "Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara," tukas Uka.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill