Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan melakukan pemulihan kondisi psikologi (trauma healing) anak-anak buruh korban ledakan pabrik kembang api di Kosambi.
Ketua KPAI, Seto Mulyadi mengatakan hal tersebut usai bertemu Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar di Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Senin (6/11/2017).
"Kami akan bertindak cepat khususnya dalam menangani masalah anak-anak. Baik anak-anak dari para korban, atau pun mungkin juga anak-anak dari SMP 1 Kosambi yang berada dekat lokasi kejadian, itu yang saya dengar mengalami trauma," paparnya.
Dalam melakukan trauma healing tersebut, KPAI akan bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIPSI) Provinsi Banten.
"Untuk menangani kasus ini karena di sini juga cukup banyak psikolog yang bisa menjadi relawan," tambahnya.
Trauma healing ditekankan pria yang akrab disapa kak Seto tersebut sangat penting, karena kalau tidak cepat mendapatkan pendampingan psikologi akan berdampak munculnya berbagai persoalan kejiwaan pada anak-anak dimasa yang akan datang.
Ditanya awak media kapan KPAI akan melakukan trauma healing, kak Seto menjawab sudah menjadwalkan pada Rabu (8/11/2017).
"Tetapi rupanya harus koordinasi dengan bapak Camat, jadi kita putuskan hari Jumat," tukasnya.(DBI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews