Connect With Us

Bupati Tangerang Zaki Terima Penyerahan Rekor Muri

Advertorial | Kamis, 30 November 2017 | 12:00

| Dibaca : 883

Rekor Muri, Bupati Tangerang A Zaki Iskandar dan Sekda Kabupaten Tangerang M Maesal Rasyid memperlihatkan rekor Muri bola sundul terbanyak kemarin. (@TangerangNews 2017 / Istimewa)



TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar acara puncak Upacara Peringatan Hari Korpri ke-46, PGRI le-72 dan Hari Kesehatan Nasional ke-53 di Lapangan Maulana Yudha Negara Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Rabu (29/11/2017).


Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima rekor Muri Bola Sundul terbanyak dari Manager Muri Andre Purwandono. Bupati dalam sambutannya menyatakan, dirinya bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam rangka mensukseskan MURI Bola Sundul terbanyak di Kabupaten Tangerang. “Terima kasih atas semua dukungan dan doa yang telah diberikan dan pada akhirnya bola sundul jni yang merupakan olahraga asli Kabupaten Tangerang mendapatkan Muri,” terangnya.


Dia mengatakan, pada tahun ini pihaknya sedang melakukan pembenahan-pembenahan dan meningkatkan kualitas pembangunan yang menyemtuh langsung kepada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut dapat terlihat dari adanya perbaikan infrastruktur pembangunan di Kabupaten Tangerang. Seperti pelayanan kesehatan dan berbagai bidang.

Beberapa program yang saat ini terus menjadi fokus pemenuhan pelayanan pendidikan adalah pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan seperti laboratorium dan juga buku pelajaran, sanitasi sehat di sekolah dan sanitasi pondok pesantren. Pengembangan layanan kesehatan puskesmas secara merata dan pembangunan Rumah Sakit ketiga di Pakuhaji.


“Mudah-mudahan di tahun 2018 , semua fasilitas diberbagai sector dapat terlaksana dengan baik. Tentunya demi terlaksananya program yang dicanangkan dan dapat diimplementasikan dengan baik, demi satu tujuan yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang cerdas,” tutur Zaki.



Dilanjutkan di sela-sela dalam Upacara tersebut Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar memberikan penghargaan dan lainnya, diantaranya:

1. Penerima PBB terbaik kepada Kecamatan Kresek, Cisoka, dan Solear.
2. Kepala Sekolah dan Guru SD berprestasi.
3. Penghargaan Guru Honorer.
4. Penghargaan Pegawai  Dinas Kesehatan/ Perawat.
5. Penghargaan para Dokter pada Dinas Kesehatan.
6. Penghargaan pada Camat Kelapa Dua sebagai penggerak peran serta masyarakat bidang kesehatan.
7. Penghargaan petugas honorer pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
8. Penghargaan para petugas TPU.
9. Penghargaan para petugas Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.
10. Penyerahan piagam kepada pemenang lomba yang dalam rangka HUT PGRI Ke-72 Kabupaten Tangerang.
11. Penghargaan kepada para Muazin (Masjid Al-Amjad).
12. Penyerahan KTA KORPRI.





PROPERTI
Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Senin, 19 Februari 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Menghadapi libur Imlek 2018, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan.

BISNIS
1.000 Gaun Pengantin Bebas Dicoba di Wedding Bazzar Tangerang

1.000 Gaun Pengantin Bebas Dicoba di Wedding Bazzar Tangerang

Minggu, 5 Agustus 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Lebih dari seribu gaun pengantin wanita dipamerkan dalam 'Wedding Bazaar' di Ballroom The Spring Gading Club Serpong, Kabupateng Tangerang, pada tanggal 3-5 Agustus 2018.

BANTEN
Tawuran Pelajar di Tangsel Disorot Gubernur, WH: Jangan Terulang Lagi!

Tawuran Pelajar di Tangsel Disorot Gubernur, WH: Jangan Terulang Lagi!

Kamis, 2 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018) disorot Gubernur Banten, Wahidin Halim. Bahkan, sosok yang akrab disapa WH itu terjun langsung ke dua sekolah yang terlibat.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie