Connect With Us

Beraksi di Balaraja, Curanmor Asal Lebak Dibekuk Polisi

Mohamad Romli | Jumat, 9 Februari 2018 | 18:00

| Dibaca : 3352

Tersangka berinisial AG, 21, Pelaku Curanmor di Kampung Tegalame, Desa Tobat, Balaraja, berhasil diamankan petugas Polresta Tangerang. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-AG, 21, warga Desa Malangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak dibekuk Tim Opsnal Ranmor Sat Reskrim Polresta Tangerang, Jumat (2/2/2018). AG menjadi tersangka kasus pencurian sepeda motor di Kampung Tegalame, Desa  Tobat, Balaraja, pada Rabu (31/1/2018).

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berkat serangkaian penyelidikan atas kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polresta Tangerang.

"Hasil penyelidikan kami, ada salah satu residivis asal Lebak yang melakukan aksinya lagi di wilayah hukum Polresta Tangerang, tim kami pun bergegas memburunya," ujarnya, Jumat (9/2/2018).

Hasilnya, lanjut Wiwin, timnya berhasil mengamankan tersangka AG dirumahnya sekitar pukul 19.00 WIB.

"Setelah diamankan, tersangka mengakui perbuatannya melakukan pencurian di daerah Balaraja," tambahnya.

Dari keterangan tersangka, petugas mendapatkan informasi jika dia melakukan aksinya bersama dengan BN dan AM, namun saat petugas menyantroni rumah kedua tersangka, keduanya telah melarikan diri.

Ternyata, motor hasil curian tersebut telah dijual para tersangka kepada AS, namun AS pun berhasil melarikan diri saat akan ditangkap. Petugas hanya mendapatkan barang bukti sepeda motor Honda Beat yang mereka curi sesuai dengan laporan korban kepada polisi, serta empat sepeda motor lainnya yang diduga hasil kejahatan.

Barang bukti lima sepeda motor.

Lima barang bukti itu, yakni sepeda motor Honda Beat berwarna putih, Honda Beat berwarna merah putih, Yamaha Mio J berwarna hitam, Honda Vario 125 berwarna hitam dan Honda Vario 150 berwarna silver kini diamankan di Mapolresta Tangerang.

Atas perbuatannya, penyidik akan menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHP. "Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara," tukasnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Sepatu Disita Polda Banten, Pedagang di Cikupa Kaget

Sepatu Disita Polda Banten, Pedagang di Cikupa Kaget

Kamis, 8 November 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten menyita ribuan pasang sepatu dari beberapa toko di Jalan Raya Serang, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (8/11/2018) siang.

KOTA TANGERANG
Yayasan Kalpati Gajah Tunggal & Komunitas Geser Bagi-bagi Sarapan ke Dhuafa

Yayasan Kalpati Gajah Tunggal & Komunitas Geser Bagi-bagi Sarapan ke Dhuafa

Selasa, 13 November 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah anak muda keluar membagikan sarapan kepada kaum dhuafa di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang. Dus dan plastik berisi makanan membawa lengkungan senyum pada orang asing yang mereka temui.

"Agar sukses, terimalah dunia sebagaimana adanya, dan bangkitlah di atasnya."

Michael Korda