Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Semrawutnya kondisi lalu lintas di Tangerang mencerminkan rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan etika dan kepatuhan pada regulasi berkendara di jalan raya. Hal tersebut salah satunya dipicu karena belum tersedia kurikulum khusus mata pelajaran berlalu lintas.
Saat ini, satu-satunya lisensi yang menjadi standar kelayakan berkendara di jalan raya adalah surat izin mengemudi (SIM), namun seperti hanya untuk menggugurkan kewajiban, SIM tidak bisa dijadikan jaminan bahwa perilaku pengendara akan taat pada aturan berlalu lintas.
Seolah mengingatkan pentingnya pendidikan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang menggunakan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untuk menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas.
Menggunakan seragam SD, SMP dan SMA, beberapa petugas mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Kegiatan itu selain memperingati Hardiknas juga untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pendidikan," ujar Kasat lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko, Rabu (2/5/2018)
Ari menjelaskan, pendidikan adalah jembatan untuk meraih segala cita-cita. Untuk itu, kata dia, sebisa mungkin dalam menempuh pendidikan anak terjauh dari segala hal yang dapat merusak proses pendidikan.
"Termasuk berkendara tidak cukup umur tanpa surat dan kelengkepan berkendara. Rawan kecelakaan dan otomatis cita-cita tidak tergapai," terangnya.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGRegulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.
Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews