Connect With Us

Hardiknas, Polantas Tangerang Gunakan Seragam Sekolah

Mohamad Romli | Rabu, 2 Mei 2018 | 14:00

Beberapa petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang menggunakan seragam sekolah dasar (SD), menengah (SMP) dan atas (SMA), untuk mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Semrawutnya kondisi lalu lintas di Tangerang mencerminkan rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan etika dan kepatuhan pada regulasi berkendara di jalan raya. Hal tersebut salah satunya dipicu karena belum tersedia kurikulum khusus mata pelajaran berlalu lintas.

Saat ini, satu-satunya lisensi yang menjadi standar kelayakan berkendara di jalan raya adalah surat izin mengemudi (SIM), namun seperti hanya untuk menggugurkan kewajiban, SIM tidak bisa dijadikan jaminan bahwa perilaku pengendara akan taat pada aturan berlalu lintas.

Seolah mengingatkan pentingnya pendidikan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang menggunakan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untuk menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas.

Menggunakan seragam SD, SMP dan SMA, beberapa petugas mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas.



"Kegiatan itu selain memperingati Hardiknas juga untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pendidikan," ujar Kasat lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko, Rabu (2/5/2018)

Ari menjelaskan, pendidikan adalah jembatan untuk meraih segala cita-cita. Untuk itu, kata dia, sebisa mungkin dalam menempuh pendidikan anak terjauh dari segala hal yang dapat merusak proses pendidikan.

"Termasuk berkendara tidak cukup umur tanpa surat dan kelengkepan berkendara. Rawan kecelakaan dan otomatis cita-cita tidak tergapai," terangnya.



Ari mengajak masyarakat terutama kalangan pendidikan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, taat berlalu lintas merupakan salah satu pra syarat pendidikan berjalan dengan baik dan menggapai cita-cita.

Sementara itu, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pendidikan adalah upaya sadar dan tersistematis untuk mengangkat taraf hidup manusia. Kapolres mendorong, agar setiap anak menempuh pendidikan.

"Pendidikan adalah hak primer manusia," tukasnya(RAZ/RGI)

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

BANDARA
Lonjakan Penumpang Tembus 39 Juta Orang, Bandara Soetta Kebut Pengembangan di Terminal 1A dan 3

Lonjakan Penumpang Tembus 39 Juta Orang, Bandara Soetta Kebut Pengembangan di Terminal 1A dan 3

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:14

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan angka pergerakan penumpang yang masif sepanjang periode Januari hingga September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill