Connect With Us

Bayi Malang, Polisi Teluknaga Telusuri Klinik

| Rabu, 24 Maret 2010 | 10:11

Bayi yang dibuang orangtuanya. (tangerangnews / rangga)

 
 
TANGERANGNEWS-Petugas kepolisian sektor Teluknaga melakukan penelusuran terhadap seluruh klinik di Teluknaga. Hal itu berkaitan dengan terindikasinya, bayi malang yang dibuang oleh orang tuanya di wilayah tersebut pada hari Senin(22/03) malam dilahirkan dan dirawat melalaui klinik.
 
Kepala Polsek Teluknaga AKP M Ammar mengatakan, penelusuran itu dilakukan lantaran ada tanda-tanda yang menyatakan bayi malang tersebut dilahirkan dengan proses persalinan dengan Klinik. “Kami melakukan penelusuran ke klinik-klinik yang ada di sini,” katanya.
 
Atas dasar tersebut, pihaknya telah meminta kepada bidan yang ada di klinik-klinik untuk melaporkan jika ada yang merasa pernah merawat bayi yang bagian bibirnya mengalami sumbing itu. “Kami harapkan kerjasamanya kepada dokter dan klinik,” ujarnya.
 
Seperti diketahui, bayi laki-laki berusia satu minggu,  dibuang di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Kini bayi tersebut dirawat RSUD Kabupaten  Tangerang. Sebelumnya, bayi temuan warga itu dibawa petugas dari Polsek Teluknaga ke RSUD Kabupaten Tangerang  pada Senin (22/3) sekitar pukul 20.45 WIB.(dee)

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill