Connect With Us

Bayi Malang, Polisi Teluknaga Telusuri Klinik

| Rabu, 24 Maret 2010 | 10:11

Bayi yang dibuang orangtuanya. (tangerangnews / rangga)

 
 
TANGERANGNEWS-Petugas kepolisian sektor Teluknaga melakukan penelusuran terhadap seluruh klinik di Teluknaga. Hal itu berkaitan dengan terindikasinya, bayi malang yang dibuang oleh orang tuanya di wilayah tersebut pada hari Senin(22/03) malam dilahirkan dan dirawat melalaui klinik.
 
Kepala Polsek Teluknaga AKP M Ammar mengatakan, penelusuran itu dilakukan lantaran ada tanda-tanda yang menyatakan bayi malang tersebut dilahirkan dengan proses persalinan dengan Klinik. “Kami melakukan penelusuran ke klinik-klinik yang ada di sini,” katanya.
 
Atas dasar tersebut, pihaknya telah meminta kepada bidan yang ada di klinik-klinik untuk melaporkan jika ada yang merasa pernah merawat bayi yang bagian bibirnya mengalami sumbing itu. “Kami harapkan kerjasamanya kepada dokter dan klinik,” ujarnya.
 
Seperti diketahui, bayi laki-laki berusia satu minggu,  dibuang di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Kini bayi tersebut dirawat RSUD Kabupaten  Tangerang. Sebelumnya, bayi temuan warga itu dibawa petugas dari Polsek Teluknaga ke RSUD Kabupaten Tangerang  pada Senin (22/3) sekitar pukul 20.45 WIB.(dee)

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill