Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Aksi bentrokan terjadi antara dua kubu ormas di wilayah Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (7/5/2018) malam.
Bentrokan yang terjadi antara kubu ormas berpakaian loreng dengan sekelompok masyarakat dari Indonesia Timur itu pun kemudian meluas hingga ke wilayah Islamic, Kelapa Dua itu. Bentrokan ini sempat membuat resah masyarakat dan para pengguna jalan.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, pihaknya telah menurunkan personel untuk mengatasi bentrokan yang diduga terjadi lantaran rebutan penumpang kendaraan angkutan umum.
"Para pihak adalah orang yang saling mengenal karena satu profesi yaitu supir angkot," terang Alexander, Selasa (8/5/2018).
Pertikaian menjadi berkembang lantaran supir angkot yang bertikai tersebut kemudian melibatkan oknum ormas dimana masing-masing supir angkot tersebut terafiliasi.
"Perselisihan terjadi karena rebutan penumpang yang kemudian melibatkan oknum dimana para pihak terafiliasi," terang Alexander,
Alexander menyebutkan, secara resmi kedua kelompok tersebut tidak ada perselisihan dan hingga kini pihaknya belum menerima adanya laporan dari korban kepada pihak kepolisian. "Korban belum membuat laporan, ultimum remidium," jelasnya(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews