Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Aksi bentrokan terjadi antara dua kubu ormas di wilayah Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (7/5/2018) malam.
Bentrokan yang terjadi antara kubu ormas berpakaian loreng dengan sekelompok masyarakat dari Indonesia Timur itu pun kemudian meluas hingga ke wilayah Islamic, Kelapa Dua itu. Bentrokan ini sempat membuat resah masyarakat dan para pengguna jalan.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, pihaknya telah menurunkan personel untuk mengatasi bentrokan yang diduga terjadi lantaran rebutan penumpang kendaraan angkutan umum.
"Para pihak adalah orang yang saling mengenal karena satu profesi yaitu supir angkot," terang Alexander, Selasa (8/5/2018).
Pertikaian menjadi berkembang lantaran supir angkot yang bertikai tersebut kemudian melibatkan oknum ormas dimana masing-masing supir angkot tersebut terafiliasi.
"Perselisihan terjadi karena rebutan penumpang yang kemudian melibatkan oknum dimana para pihak terafiliasi," terang Alexander,
Alexander menyebutkan, secara resmi kedua kelompok tersebut tidak ada perselisihan dan hingga kini pihaknya belum menerima adanya laporan dari korban kepada pihak kepolisian. "Korban belum membuat laporan, ultimum remidium," jelasnya(RAZ/HRU)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian bagi warga binaan melalui sektor pertanian, peternakan, dan persawahan.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar rumah warga, tapi juga kawasan pusat perbelanjaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews