Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Setelah warga Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Curug heboh setelah menangkap ular piton sekitar pukul 20.00 WIB. Jenis reptil yang sama pun ditemukan di Kampung Cibogo Wetan, Kelurahan Curug Sangerang, Kelapa Dua, Jumat (29/6/2018).
Lokasi ditemukannya hewan jenis reptil itu di area kali belakang mall Sumarecon Mall Serpong (SMS).
Pantauan TangerangNews.com di lokasi, sekitar pukul 23.00 WIB, beberapa orang warga berkerumun di area kali yang mengarah ke Jalan Kano Raya, Cibogo.
Setelah ditusuri, ternyata mereka sedang berusaha menangkap ular tersebut yang hendak naik dari kali ke semak-semak.
Namun, upaya menangkap ular tersebut yang panjangnya sekitar tiga meter itu tidak berhasil. Setelah dilempari batu, ular sanca jenis batik itu kembali turun ke kali.
"Tadi saya lihat ular itu dari arah jembatan, lalu berusaha kami tangkap tapi gagal," ungkap Ardi, warga di lokasi.
Ia pun mengaku baru pertama kali ini menemukan ular itu di area tersebut. "Baru pertama kali ini, mungkin berdiam di gorong-gorong sekitar sini," tukasnya.(MRI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGBadan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews