Connect With Us

Pemotor Dihunus Senjata Tajam Berkali-kali di Bengkel Pagedangan

Yudi Adiyatna | Senin, 2 Juli 2018 | 23:24

| Dibaca : 13437

Jasad seorang pengendara motor terkapar setelah di tusuk oleh orang tidak di kenal di Bengkel Pagedangan Kelapa RT 01/05 Kadusirung Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (2/7/2017) sore. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tewas setelah dihunus berkali-kali menggunakan senjata tajam. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/7/2017) sore di bengkel motor yang berlokasi di Kelapa RT 01/05 Kadusirung Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

Menurut keterangan saksi mata, sekitar pukul 16.30 WIB . 

Korban  melintas di  Jalan Raya Pagedangan Kampung Kelapa RT 01/05 dengan menggunakan sepeda motor. Korban saat itu sedang dikejar tersangka. 

Lalu sesampainya di bengkel milik Nuryama, korban berhenti. Setelah di bengkel, korban turun dari motor langsung di tusuk berkali-kaki oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. 

Sempat dibawa ke RS, namun korban rupanya sudah meninggal dunia.  Pelaku dan korban masih dalam penyelidikan petugas Kepolisian setempat.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Sadis, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dibakar Hingga Tewas

Sadis, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dibakar Hingga Tewas

Senin, 16 Juli 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita diperkosa dan dibakar hidup-hidup hingga tewas oleh sekelompok pria di India. Dari lima pelaku, dua diantaranya telah ditangkap kepolisian setempat.

BISNIS
Math Coffee and Resto, Kafenya Advokat di Tangerang

Math Coffee and Resto, Kafenya Advokat di Tangerang

Sabtu, 1 September 2018 | 15:31

TANGERANGNEWS.com-Bisnis kafe di Kota Tangerang sudah menjamur. Tentunya bisnis ini sudah diisi banyak pemain yang berkelas

BANDARA
Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Jumat, 21 September 2018 | 19:26

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru Bandara Soekarno Hatta akan melaporkan seorang pria bernama

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie