Connect With Us

Pemuda ini Terkena Sabetan Kelewang Saat Hindari Tawuran di Tigaraksa

Mohamad Romli | Rabu, 11 Juli 2018 | 15:00

Ilustrasi Tawuran (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-AS, 19, menderita luka memar di wajah karena dikeroyok oleh empat pemuda di Jalan Arya Jaya Santika, Kampung Kadongdong, Desa Pasir Nangka, Tigaraksa.

Tak hanya luka lebam, ia juga menderita luka di punggung akibat sabetan kelewang.

Sialnya, ia tidak tahu menahu penyebab pengeroyokan itu. Karena saat insiden itu terjadi, korban yang juga warga setempat hanya melintas di lokasi tersebut.

Akibat peristiwa yang terjadi di depan SMP 2 Tigaraksa, Minggu (8/7/2018) sekitar pukul 00.30 WIB itu, korban harus dilarikan ke klinik untuk mendapatkan pertolongan para medis.

Usai melapor ke Mapolsek Tigaraksa, para pelaku pun dibekuk unit reskrim Polsek Tigaraksa, yakni  AS, 19, DA, 20, RV, 19 dan FR, 18. Keempat pemuda itu kini mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Tigaraksa.

Ditanya soal penyebab pengeroyokan itu, Kapolsek Tigaraksa Kompol Dodid mengatakan saat itu keempat pelaku sedang tawuran. Korban yang hendak melintas pun akhirnya merasa ketakutan.

"Korban ketakutan karena melihat ada yang tawuran. Bahkan motornya ditinggalkan di lokasi," ujarnya, Rabu (11/7/2018).

Namun, lanjut Dodid, saat hendak lari meninggalkan lokasi, perut korban dipukul oleh salah seorang pelaku.

Korban pun tersungkur ke tanah. Saat berusaha bangkit, dua pelaku lainnya memukul punggung korban, bahkan pelaku ke empat menyabetkan kelewang ke punggungnya.

Melihat korban tak berdaya, para pelaku kemudian meninggalkan korban di lokasi.

"Korban kemudian melapor ke kami, tanpa membutuhkan waktu panjang, keempat pelaku berhasil kami tangkap," tambahnya.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat Pasal 170 KUHP. "Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara;" tukasnya.(MRI/RGI)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill