Connect With Us

Lagi, Pengoplos Gas Elpiji di Pasar Kemis Dibekuk Polisi

Mohamad Romli | Jumat, 13 Juli 2018 | 19:04

| Dibaca : 1794

Petugas Reskrim Polsek Pasar Kemis menangkap SP, 50, pelaku pengoplosan gas elpiji di Perumahan Bumi Indah tahap 5, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-SP, 50, pria paruh baya ini menghadapi ancaman dan denda cukup berat, pasalnya ia melakukan tindakan yang dilarang oleh pasal 53 jo pasal 55 Undang-undang (UU) No. 22/2011 tentang Migas, Pasal 62 ayat 1 UU No. I Tahun 1999 tentang Pelindungan Konsumen dan Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 30 UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Warga Perumahan Bumi Indah tahap 5, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu mengoplos gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram ke gas elpiji 12 kilogram.

Pelaku pun digelandang ke Mapolsek Pasar Kemis usai digerebek unit Reskrim Polsek Pasar Kemis yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ferdo Elfianto, Kamis (12/7/2018).

Polisi menggerebek kediaman pelaku yang juga dijadikan tempat usahanya itu sekitar pukul 15.00 WIB.

"Pelaku kami tangkap saat melakukan pengoplosan atau pemindahan gas elpiji tiga kilogram ke gas elpiji 12 kilogram," ujar Kapolsek Pasar Kemis Kompol Didid Imawan, Jumat (13/7/2018).

Cara pelaku mengoplos gas tersebut terbilang cukup berbahaya, karena rentan terjadi kebocoran gas yang dapat memicu ledakan jika ada percikan api disekitar lokasi tersebut.

"Pelaku mengoplos gas elpiji tersebut menggunakan selang yang ada regulatornya, tentu ini sangat tidak aman jika ada percikan api," tambahnya.

Ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Iptu Ferdo Elfianto, pelaku mengaku sudah melakukan aksinya setahun terakhir. Untuk mengisi satu tabung gas berukuran 12 kilogram, pelaku mengoplosnya dari empat tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram. Kemudian, tiap tabung 12 kilogram itu dijual pelaku Rp145 ribu.

"Jika dihitung, pelaku mendapatkan keuntungan dari satu tabung 12 kilogram Rp81 ribu. Karena harga pasaran gas ukuran tiga kilogram Rp16 ribu," kata Ferdo.

Masih kata Ferdo, pelaku melakukan tindakan melanggar hukum itu semata-mata motif ekonomi, karena tergiur keuntungan yang besar. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp50 Miliar.

Peristiwa ini kali kedua yang berhasil diungkap polisi di wilayah hukum Polsek Pasar Kemis. Pada awal Juli lalu, petugas juga menangkap ETS, 70, di rumahnya,  Jalan Garuda IV, Perumahan Pondok Sejahtera, Kuta Baru , Pasar Kemis. Kakek berusia senja itu melakukan aksi serupa, mengoplos gas elpiji tiga kilogram ke ukuran 12 kilogram.

"Mengoplos gas elpiji itu melanggar hukum. Siapapun pelakunya, pasti kami tindak," tegas alumni Akpol tahun 2013 tersebut.(RAZ/HRU)

TEKNO
Pertama di Indonesia, BPPT Luncurkan Lab Uji Modul Panel Surya di Puspitek Serpong

Pertama di Indonesia, BPPT Luncurkan Lab Uji Modul Panel Surya di Puspitek Serpong

Rabu, 9 Januari 2019 | 15:18

TANGERANGNEWS.com-Melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah resmi membuka pelayanan teknis untuk

KAB. TANGERANG
BPOM Temukan Tahu Berformalin di Cisauk

BPOM Temukan Tahu Berformalin di Cisauk

Rabu, 20 Maret 2019 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Loka Kabupaten Tangerang menggelar operasi keamanan pangan di pasar modern di Kecamatan Cisauk, Rabu (20/3/2019).

MANCANEGARA
Ini Dia Makanan Sultan, Steak Berlapis Emas Seharga Rp5,8 Juta

Ini Dia Makanan Sultan, Steak Berlapis Emas Seharga Rp5,8 Juta

Senin, 19 November 2018 | 14:43

TANGERANGNEWS.com-Makanan berlapis emas bukan sesuatu yang asing lagi saat ini. Kini banyak restoran yang menyediakan menu tersebut, seiring

OPINI
Bagaimana Seharusnya Debat Capres Berjalan?

Bagaimana Seharusnya Debat Capres Berjalan?

Jumat, 1 Februari 2019 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Debat capres pertama telah berlangsung pada tanggal 17 Januari 2019 kemarin di Hotel Bidakara Jakarta. Namun, berbeda dengan format debat capres seperti pada tahun 2014

"Untuk bisa sukses, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari pada ketakutan Anda untuk gagal."

Bill Cosby