Connect With Us

Curi Ponsel Pemilik Warung, Ojol di Cisoka Dibekuk Polisi

Maya Sahurina | Senin, 30 Juli 2018 | 16:00

| Dibaca : 1053

Tersangka yang berinisial EYW, 20, yang berhasil diamankan pihak kepolisian. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-kehebohan sempat terjadi di Kampung Kecok, Desa Jeunjing, Cisoka. Pasalnya, mereka dikagetkan dengan teriakan suara minta tolong Muhamad Ardian, 23, pemilik warung di kampung tersebut.

Ternyata Ardian mengalami luka cukup parah karena terjatuh saat mengejar seorang pengendara sepeda motor yang mengambil telepon seluler miliknya usai mengisi BBM di warungnya.

Dikatakan Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, peristiwa itu terjadi Jum'at (27/7/2018), sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu, kata Uka, pelaku yakni EYW, 20, mengisi BBM di warung milik korban. Korban yang tak menaruh curiga pada pelanggannya, ia melayani pelaku sewajarnya. Namun ternyata, pada saat korban lengah, pelaku mengambil telepon seluler korban yang sedang diisi daya di dalam warung.

"Korban pun langsung mengejar pelaku dan terjatuh hingga luka pada bagian kakinya," ungkap Uka, Senin (30/7/2018).

Melihat korban terjatuh, pelaku semakin mempercepat laju sepeda motor Honda Beat Pop  nopol B-6467-GVF warna hitam. Namun suara teriakan korban bahwa ada maling mengundang perhatian warga sekitar.

"Warga kemudian ikut mengejar pelaku, termasuk Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Iptu Sitta Madongan Sagala yang sedang berpatroli," jelasnya.

Adegan kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku pun terjadi. Pelaku yang terus memacu sepeda motornya, akhirnya bisa dihentikan di Perumahan Batara, Desa Pasanggrahan, Solear.

Setelah berhasil diringkus, pelaku kemudian digiring ke Mapolsek Cisoka. Setelah diperiksa, ternyata pelaku memiliki kelainan, yakni gangguan mental yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri (kleptomania).

"Informasi dari orang tuanya, pelaku mengidap kleptomania," imbuh Uka.

Lanjut Uka, usai kejadian itu, puluhan pengendara ojol lainnya mendatangi Mapolsek Cisoka.

"Saya berikan penjelasan ke sesama pengemudi ojol terkait perbuatan pelaku. Akhirnya mereka dapat memahami," jelasnya.

Karena peristiwa itu, korban harus dilarikan ke RSUD Balaraja karena luka di kaki. Sementara pelaku oleh penyidik dijerat Pasal 362 KUHP.

"Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara, atau dengan denda 900 juta," tukas Uka.(MRI/RGI)

SPORT
7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

Jumat, 16 Oktober 2020 | 17:57

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang menyayangkan belum pastinya kelanjutan

MANCANEGARA
Wanita Ini Raup Penghasilan Rp248 Juta dari Jual ASI

Wanita Ini Raup Penghasilan Rp248 Juta dari Jual ASI

Senin, 19 Oktober 2020 | 09:42

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita asal Florida, Amerika Serikat, sukses

AYO! TANGERANG CERDAS
Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Kamis, 17 September 2020 | 10:48

TANGERANGNEWS.com- Cerita di Indonesia selama ini mengenai larangan mandi di malam hari membuat kita terpengaruh. Mitos dan hoax mengenai kesehatan memang banyak beredar di masyarakat, terutama dahulu

TEKNO
Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Rabu, 30 September 2020 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi semakin penuh inovasi, seperti lampu LED (Light-Emitting Diode) yang telah dirancang untuk bereaksi terhadap gerak dan cahaya

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil