Connect With Us

Sopir Taksi Tewas di Jayanti, Diduga Korban Pembunuhan

Maya Sahurina | Selasa, 31 Juli 2018 | 11:00

Warga Pasir Muncang, Jayanti, digegerkan dengan adanya mayat yang diduga supir taksi, Selasa (31/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sesosok jasad lelaki tergeletak dibalik semak di area pesawahan Kampung Cirengit RT 06/02, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, Selasa (31/7/2018).

Saat ditemukan warga pagi ini, pria malang tersebut mengenakan  celana berwarna biru dongker dan kemeja berwarna biru muda.

"Pakaian yang dikenakan seperti sopir taksi," ujar Juharudin, warga setempat kepada TangerangNews.com.

Penemuan mayat itu pun menggegerkan warga setempat, ratusan orang datang ke lokasi untuk melihat langsung kondisi korban.

"Rame banget warga yang datang ke lokasi, mereka geger ada mayat tergeletak di sawah," tambahnya.

Namun, ia tidak bisa memberikan keterangan penyebab kematian korban, namun korban meninggal dunia diduga menjadi korban pembunuhan.

"Saya enggak tahu identitas korban. Kemungkinan sopir taksi itu korban pembunuhan," tukasnya.

Petugas dari kepolisian telah tiba ke lokaso untuk mengindentifikasi jasad tersebut. Sementara TangerangNews.com masih berusaha mendapatkan keterangan dari Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill