Connect With Us

Kasus PKBM Kabupaten Melebar, Saksi 'Bernyanyi'

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 5 April 2010 | 19:19

| Dibaca : 54411

Sofiyan Sauri (tangerangnews / rangga)


TANGERANGNEWS-Kasus dugaan korupsi anggaran pemberantasan buta akasara melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) senilai Rp15 miliar di Kabupaten Tangerang melebar.
 
Pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Senin (5/4) dengan terdakwa Ketua PKBM Pendidikan Anak Bangsa di Jayanti, Ahmad Hidayat, terungkap bahwa ada pejabat dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang.
 
Pejabat tersebut adalah Kasie Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dindik Kabupaten Tangerang Mardi Norman, Kabid PLS Dindik Kabupaten Tangerang,  Sofian Souri.
 
Hal itu diakui Mardi dan Sofian ketika menjadi saksi untuk memberikan keterangan kasus PKBM tersebut. Menurut mereka, uang tersebut merupakan dana kebersamaan sebagai ucapan terima kasih kepada pejabat Dindik yang dikumpulkan oleh seluruh PKBM se-Kabupaten Tangerang.
 
Uang itu diberikan langsung oleh Ketua Forum PKBM se-Kabupaten Tangerang H Sukhebi Mofea dan Wakil Sekertaris Forum PKBM se Kabupaten Tangerang Tatang Rusmana.
 
“Saya diberikan dana itu totalnya Rp45 juta, Rp15 juta dari Sukebi dan Rp30 juta dari Tatang. Katanya uang kebersamaan,” ungkap Mardi kepada majelis Hakim Haran Tarigan.
 
Sementara Sofian juga membenarkan dirinya mendapatkan uang tersebut. Ketua forum PKBM memberikannya uang sebanyak Rp20 juta pada Maret 2008 lalu. “Saya memang dapat, tapi tidak tahu uang apa. Katanya sih uang kebersamaan,”  terangnya.
 
Sedangkan Wakil Sekertaris Forum PKBM se-Kabupaten Tangerang Tatang Rusmana, yang ketika itu juga turut hadir menjadi saksi dalam persidangan menjelaskan, dana kebersamaan tersebut memang dikumpulkan oleh para ketua PKBM Kabupaten Tangerang.
 
Setiap PKBM diminta memberikan 10 persen dana pelaksanaan yang dikucurkan. “Memang dana itu sudah diusulkan ketika para ketua PKBM melakukan pertemuan di rumah Makan Selera Kuring pada beberapa tahun lalu. Dana yang terkumpul sekitar Rp800 juta,” ungkapnya.
 
Sementara itu, terdakwa Ahmad Hidayat mengungkapkan, dirinya juga diminta untuk memberikan uang kebersamaan yang telah disepakati itu. Meski dia tak hadir dalam pertemuan bersama ketua PKBM. “Yah saya juga ditarik uang Rp21,5 juta,” tandasnya.(rangga)
 

 

TOKOH
Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jumat, 2 November 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Pendongeng Keliling Nusantara Budi Sabarudin akan kembali menjalankan program Sedekah Dongeng Keliling Nusantara. Kali ini mengusung tajuk Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota.

OPINI
Menciptakan Pencipta Hoax yang Adil dan Beradab

Menciptakan Pencipta Hoax yang Adil dan Beradab

Kamis, 11 Oktober 2018 | 11:34

TANGERANGNEWS.com-Menyimak pemberitaan media baru-baru ini yang tengah ramai menyoroti sosok Ratna Sarumpaet, seorang mantan aktivis

WISATA
Berfoto Kece di Taman Bunga Matahari SDC Serpong

Berfoto Kece di Taman Bunga Matahari SDC Serpong

Kamis, 15 November 2018 | 13:08

TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang kini memiliki berapa taman bunga matahari sebagai objek wisata baru. Selain di Kampung Pisangan, Desa

BANDARA
28 November 2018 Singapore Airlines Berpindah Operasional ke Terminal 3

28 November 2018 Singapore Airlines Berpindah Operasional ke Terminal 3

Selasa, 13 November 2018 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Manajemen Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang bernaung dibawah PT Angkasa Pura II (Persero) menyampaikan pada Rabu 28 November 2018, bahwa maskapai Singapore Airlines akan berpindah operasional

"Janganlah mengukur diri Anda dengan apa yang telah Anda capai, tetapi ukurlah dengan apa yang seharusnya bisa Anda capai dengan kemampuan Anda."

Jonh Wooden