Connect With Us

Gila! Pelaku Pembunuhan di Jayanti Jual Mobil Curian Ada Mayatnya

Maya Sahurina | Jumat, 3 Agustus 2018 | 15:00

Warga Pasir Muncang, Jayanti, digegerkan dengan adanya mayat yang diduga supir taksi, Selasa (31/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Tabir kasus pembunuhan sopir taksi Ekspress dengan korban R. Bernhard Indrajaya, 57, mulai menemukan titik terang. Polsek Cisoka telah mengantongi identitas pelaku.

Titik terang itu didapatkan polisi setelah memerika empat saksi peristiwa tersebut.

"Kami sudah memeriksa empat saksi, dua yang pertama kali menemukan korban, dua lagi yang melihat pelaku," kata Uka kepada TangerangNews.com, Jumat (3/8/2018).

Berdasarkan keterangan dari para saksi, kata Uka, korban dibawa pelaku menggunakan taksi tersebut dalam kondisi sudah tewas.

"Jadi mobil itu mau dijual pelaku, namun pembelinya tidak mau menerima, karena kaget di kursi belakang ada mayatnya," jelas Uka.

Karena transaksi itu gagal, pelaku pun diduga membuang jasad korban di area persawahan di Kampung Cireungit, RT 06/06, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti.

"Setelah itu, diduga pelaku kemudian membawa mobil tersebut ke Cibugel, Cisoka. Kemudian meninggalkannya disana," kata Uka.

Dari keterangan saksi juga, kata Uka, para pelaku diduga berjumlah dua orang. Identitas mereka pun telah dikantongi pihaknya.

"Saksi melihat ada dua orang yang berjalan bersama dan meninggalkan mobil taksi itu. Identitas mereka sudah kami dapatkan," paparnya.

Saat ditanya asal pelaku, Uka mengatakan, dua orang pelaku tersebut berasal dari wilayah Lebak Banten. Mereka adalah pelaku kriminalitas yang saat ini masuk juga dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Lebak.

"Pelaku juga tengah diburu oleh Polres Lebak untuk kasus kejahatan lain," tukasnya.

Diketahui, Selasa (31/7/2018), jasad korban ditemukan warga terkapar tak bernyawa di area persawahan di Kampung Cireungit, RT 06/02, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Warga setempat menemukan korban sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ditemukan, dileher korban ada bekas jeratan tali. Sementara, mobil taksi Ekspress nopol B-1039-PUA ditemukan warga di Kampung Cibugel, RT 04/02, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka Senin (30/7/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. Dikursi belakang taksi tersebut tercecer darah yang sudah mengering.(MRI/RGI)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Bakal Tindak Tegas Suzuki Thunder Modifikasi Isi BBM Subsidi

Polresta Tangerang Bakal Tindak Tegas Suzuki Thunder Modifikasi Isi BBM Subsidi

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:07

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang akan meningkatkan pengawasan terhadap para penimbun Bahan Bakan Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah hukumnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill