Connect With Us

6 Ribu Sepeda Hangus Saat Kebakaran di Gudang PT Chin Haur Indonesia Curug

Maya Sahurina | Senin, 6 Agustus 2018 | 19:47

Terlihat di dalam Gudang PT. Chin Haur Indonesia hangus dilalap si Jago merah, petugas pemadampun masih melakukan pendinginan di Jalan Raya Curug Km 2, Desa Kadujaya, Curug, Senin (6/8/2018). (@TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com- PT Chin Haur Indonesia menderita kerugian sekitar Rp 500 juta akibat terbakarnya gudang pabrik sepeda di Kampung Kontrakan RT 01/08, Desa Kadu Jaya, Curug, Senin (6/8/2018).

Kanit Reskrim Polsek Curug Iptu Totok Riyanto kepada TangerangNews.com  mengatakan sekitar pukul 15.01 WIB, tiga orang saksi, karyawan di pabrik sepeda itu melihat api dari gudang ekspor yang terletak disisi barat lokasi pabrik.  

“Asal api diduga berasal dari semak belukar yang sudah mengering di sebelah gudang menjalar ke gudang,” kata Totok.

Tak lama berselang, lanjut Totok, sekitar pukul 15.15 WIB, armada pemadam kebakaran  tiba dilokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa. Tiga gudang dan enam ribu sepeda terbakar. Kerugian ditaksir Rp 500 juta,” tukasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill