Connect With Us

Mentok Masuk Gang Buntu, Jambret Ponsel di Tigaraksa Ditangkap Warga

Mohamad Romli | Minggu, 12 Agustus 2018 | 18:00

| Dibaca : 1181

Dua pelaku jambret ponsel (bertelanjang dada) ditangkap warga Kampung Kutruk, Desa Kutruk, Tigaraksa. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Kutruk, Desa Kutruk, Tigaraksa berhasil menangkap dua orang pelaku jambret ponsel, Minggu (12/8/2018).

Pelaku yang melarikan diri dengan sepeda motornya berhasil ditangkap warga karena masuk ke gang buntu di kampung tersebut.

Sontak, peristiwa itu membuat warga kampung tersebut geram. Namun beruntung kedua pelaku tidak diamuk massa, karena diamankan di rumah Ketua RT setempat.

Indah, warga setempat kepada TangerangNews.com mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Kata Indah, saat itu ia mendengar ada perempuan yang berteriak-teriak minta tolong. "Maling, maling, ada maling," tuturnya menirukan teriakan itu.

Saat ia berlari ke halaman rumah, ia melihat ada dua pria yang tergesa-gesa turun dari motor kemudian lari. Ternyata kedua pria itu, pelaku penjambretan ponsel yang dikejar korban.

"Disini kan gang buntu, pelaku enggak ngapa-ngapin lagi, mereka turun lalu lari ke sawah," terangnya.

Kemudian, lanjut Indah, Ketua RT setempat pun mengejar kedua pelaku bersama tiga orang warga. Pelaku yang lari ke arah area persawahan itu pun berhasil ditangkap.

"Setelah ditangkap lalu diamankan di rumah Ketua RT, kemudian dilaporkan ke Polsek Tigaraksa," kata Indah.

Selama menunggu polisi itu, kata Indah, kedua pelaku sempat diintegrosi warga. Berdasarkan pengakuannya, ia menjambret ponsel di area sekitar masjid Agung Al Amjad, Tigaraksa. Korban jambretnya adalah seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda motor bersama satu temannya.

Ternyata, korban tak melepaskan kedua pelaku begitu saja. Korban terus mengejar pelaku hingga masuk di gang buntu tersebut.

"Pelakunya dua orang pria, satu masih remaja, satu lagi sudah dewasa. Saat ditanya asalnya, mereka menjawab dari Legok dan Parung Panjang," jelasnya.

Meski tak menjadi sasaran amuk massa, lanjut Indah, beberapa warga sempat melayangkan bogem ke wajah pelaku hingga akhirnya polisi datang ke lokasi.

"Sekitar jam empat polisi datang, lalu kedua pelaku dibawa ke Polsek Tigaraksa," tukasnya.(MRI/RGI)

SPORT
Sirkuit Paramount Jadi Ajang Promosi Kompetisi MotorCross Internasional 2018

Sirkuit Paramount Jadi Ajang Promosi Kompetisi MotorCross Internasional 2018

Selasa, 29 Mei 2018 | 21:34

TANGERANGNEWS.com-Ajang kompetisi motorcross internasional MXGP 2018 kembali digelar. MXGP yang rencananya akan digelar di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 30 Juni-1 Juli

KOTA TANGERANG
WNA Gandir di Lapas Tangerang Sudah Tiga Kali Coba Bunuh Diri

WNA Gandir di Lapas Tangerang Sudah Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:58

TANGERANGNEWS.com-Fan Cheng Kuo, 44, warga negara Taiwan yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Lapas

TOKOH
Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Minggu, 13 Mei 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Budi Sabarudin, salah satu jurnalis Tangerang selain berprofesi sebagai pewarta juga dikenal sebagai pendongeng. Bahkan kiprah pria yang akrab disapa Budi Euy ini telah merambah hingga ke Lampung Selatan.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie