Connect With Us

Hore! Kabupaten Tangerang Punya Taman Ramah Anak

Maya Sahurina | Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:00

Petugas DLHK melakukan pengukuran lokasi yang akan dibangun taman ramah anak di Tigaraksa. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang segera membangun taman bermain untuk anak di Kawasan Puspemkab Tangerang di Tigaraksa. Taman seluas sekitar 2 ribu meter itu akan menjadi ruang bermain untuk anak.

Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Syaifullah, pembangunan taman yang lokasinya persis di samping taman aspirasi atau depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang itu akan mulai dilakukan tahun ini.

“Pembangunannya parsial, tahun ini akan dibangun dulu ruang bermain anak seluas sekitar 200 meter persegi,” kata Syaifullah, Kamis (16/8/2018)

Lanjut Syaiful, taman bermain itu akan dilengkapi berbagai sarana untuk bermain anak-anak diruang terbuka. Sehingga akan menjadi lokasi yang nyaman dan menyenangkan.

“Setelah itu, nanti lokasi itu kita tata, sehingga ke depan ada fasilitas lainnya,” tambahnya.

Dengan anggaran sebesar sekitar Rp500 juta untuk pembangunan awal yang bersumber dari bantuan Provinsi Banten, Syaiful berharap proses pembangunan taman yang akan diberi nama taman ramah anak gemilang itu bisa mulai dikerjakan September ini.

“Karena kehadiran taman ini penting, mengingat Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan kota layak anak,” tukasnya.(MRI/RGI)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill