Connect With Us

Catat, Ini Jalan yang Disterilisasi Selama Perhelatan Asian Games Cabor Pentathlon

Mohamad Romli | Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:49

| Dibaca : 3399

Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Asian Games 2018 dengan sandi Operasi Among Raga Kalimaya di Lapangan Maulana Yudhanegara, Kamis (23/8/2018). (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Serang, Tangerang diantisipasi menjadi ancaman nyata penyelenggaraan Asian Games 2018 cabang olahraga (cabor) Modern Pentathlon.Polisi pun akan lakukan sterilisasi.

Hal itu diungkapkan Kapolda Banten Brigadir Jenderal Polisi Teddy Minahasa kepada awak media usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Asian Games 2018 dengan sandi Operasi Among Raga Kalimaya di Lapangan Maulana Yudhanegara, Kamis (23/8/2018)

"Secara umum untuk gangguan-gangguan yang sifatnya kriminalitas, kerusuhan dan sebagainya saya kira bisa dieliminasi, tetapi yang kasat mata biasanya kemacetan, dari atlet village menuju venue, atau sebaliknya," kata Teddy.

Karenanya, lanjut Teddy, untuk memastikan para atlet dan official tidak terhambat kemacetan, pihaknya akan melakukan sterilisasi di jalur yang akan dilalui rombongan tersebut.

"Menjelang keberangkatan mereka dan kembalinya mereka, saat mendekati waktu kita akan sterilisasi arus lalu lintas untuk memastikan para atlet dan official tidak terhambat kemacetan," bebernya.

Cabor Modern Pentathlon akan dipertandingkan di SMA Adria Pratama Mulya (APM), Desa Tapos, Tigaraksa selama dua hari, yakni Jumat (31/8/2018) dan Sabtu (1/9/2018).

Cabor yang menggabungkan lima olahraga diantaranya anggar, berenang, lari, berkuda, dan menembak laser ini akan diikuti oleh 9 negara, yaitu Indonesia, Jepang, China, India, Kazakhstan, Hongkong, Thailand, Kyrgyzstan, dan Korea.

Untuk penginapan atlet dan official berlokasi di hotel Amaris, Citra Raya, Cikupa. Saat menuju lokasi venue di Desa Tapos, Tigaraksa, rombongan akan melalui jalur Jalan Raya Serang Cikupa, Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Jalan Aria Wangsakara.

Sementara, untuk juri dan wasit akan menginap di hotel Arya Duta, Kelapa Dua. Jalur akan digunakan rombongan menuju venue di Tigaraksa yakni Jalan Tol Tangerang-Merak keluar di Gerbang Tol Balaraja Timur, Jalan Raya Serang Cikupa, Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Jalan Aria Wangsakara.

"Disamping pengawalan, juga kita sterilisasi (jalan raya)," tukas Kapolda.(RMI/HRU)

BISNIS
Wakili Banten, DKapster Masuk Finalis Top 25 UKM se-Indonesia 

Wakili Banten, DKapster Masuk Finalis Top 25 UKM se-Indonesia 

Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:53

TANGERANGNEWS.com–Penyedia layanan cukur rambut online, DKapster akhirnya masuk dalam finalis top 25 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Award tahun 2020, setelah menyisihkan ratusan peserta lainnya se-Indonesia

AYO! TANGERANG CERDAS
Pelajari Ilmu Jurnalistik hingga Kewirausahaan, 15 Peserta Rampungkan The Journalist Fellowship Program 

Pelajari Ilmu Jurnalistik hingga Kewirausahaan, 15 Peserta Rampungkan The Journalist Fellowship Program 

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:20

The Journalist Fellowship Program tahap pertama (Batch I) yang merupakan kolaborasi dari konsultan komunikasi Maverick Indonesia dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, rampung kemarin.

KOTA TANGERANG
Maggot Jadi Solusi Kurangi Sampah Organik di Kota Tangerang

Maggot Jadi Solusi Kurangi Sampah Organik di Kota Tangerang

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:26

TANGERANGNEWS.com-Para aktivis Benua Lestari Indonesia Kota Tangerang saat ini tengah fokus membudidayakan maggot atau larva lalat tentara hitam atau Black Soldier Fly (BSF)

BANDARA
Miliki Senpi Ilegal, Direktur Ini Ditahan Polres Bandara Soetta 

Miliki Senpi Ilegal, Direktur Ini Ditahan Polres Bandara Soetta 

Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:21

TANGERANGNEWS.com–Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengamankan seorang direktur perusahaan swasta berinisial SAS, 55, karena kedapatan memiliki sepucuk senjata api tanpa dilengkapi surat kepemilikan

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil