Connect With Us

Hore! Nonton Asian Games di Tigaraksa Gratis

Maya Sahurina | Kamis, 30 Agustus 2018 | 15:00

Personel Satlantas Polresta Tangerang berjaga di akses menuju arena modern pentathlon, salah satunya di sekitar Puspemkab Tangerang, Kamis (30/8/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) mengeluarkan keputusan tidak memungut biaya tiket bagi penonton cabang olahraga modern pentathlon yang akan berlangsung di SMA Adria Pratama Mulya, Desa Tapos, Tigaraksa.

Pertandingan lima cabor yakni berkuda, lari, menembak laser, renang dan anggar itu akan berlangsung selama dua hari ke depan, Jumat (31/8/2018) dan Sabtu (1/9/2018).

"Berdasarkan informasi terakhir dari Inasgoc bahwa tiket untuk cabang olahraga modern pentathlon itu dibebaskan, artinya gratis," ujar Penjabat Bupati Tangerang Komarudin, Kamis (30/8/2018).

Menurut dia, informasi tersebut diterima secara mendadak, meski awalnya pihaknya berencana untuk membeli sekitar 700 tiket untuk dibagikan secara gratis.

Dengan adanya kebijakan tersebut, kata dia, harus diantisipasi membludaknya warga yang ingin menonton pertandingan yang diikuti oleh 9 negara tersebut.

"Tentu ini di lapangan harus diatur, jadi kita menyerahkan ke panitia dan petugas keamanan untuk mengatur siapa yang boleh masuk berdasarkan kapasitas yang ada," tambahnya.

Masih kata dia, tiga tribun di arena tersebut dapat menampung sekitar seribu penonton untuk tiga olahraga berbeda, diantaranya berkuda, lari dan renang. Namun, untuk mekanisme pengaturan, dia menyerahkan sepenuhnya kepada panitia dan petugas keamanan.

"Mungkin siapa yang duluan itu yang dapat. Kita berharap ini kesempatan dimanfaatkan sebaik-baiknya, tentunya harus menjaga keamanan dan ketertiban," katanya.

Komarudin juga mengatakan tidak memiliki rencana khusus melakukan pengerahan warga ke lokasi arena.

"Karena ini mendadak saya pikir spontan saja, siapa yang datang mau nonton ya lihat jadwal," tukasnya.

Terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan dalam tugasnya melakukan pengamanan penonton masuk ke lokasi arena, pihaknya akan memperhatikan kapasitas kursi penonton. 

Selain itu, Sabilul juga memberi catatan khusus diantaranya penonton harus menjaga ketertiban sehingga tidak mengganggu jalannya pertandingan dan menjaga kebersihan di sekitar arena.

"Tingkat pengamanan ditingkatkan, dari 800 personel menjadi 900 personel," katanya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill