Connect With Us

8 Muda Mudi Mau “Enak-enak” di Kosan Jayanti Digerebek

Maya Sahurina | Rabu, 26 September 2018 | 14:28

| Dibaca : 5257

Polsek Cisoka menggelar Operasi Cipkon terhadap tempat - tempat yang meresahkan masyarakat seperi kost-kostan di kawasan Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Delapan muda mudi yang terdiri dari enam perempuan dan dua laki-laki digerebek saat hendak melakukan praktik prostitusi di sebuah kos-kosan di kawasan Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Selasa (25/9/18) malam. Mereka dipergoki Jajaran Polsek Cisoka, Polresta Tangerang yang sedang melakukan razia.

Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti mengatakan, Operasi Cipkon sedianya difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana jalanan, kepemilikan senjata api dan senjata tajam, bahan peledak, minuman keras (miras), serta aksi balap liar.

Namun, kata Uka, saat melaksanakan operasi, petugas mendapat informasi dari warga bahwa terdapat kos-kosan yang membuat warga resah. Pasalnya, kata Uka, di kos-kosan itu kerap keluar-masuk laki-laki dan perempuan hingga larut malam.

"Kami langsung mendatangi lokasi. Ada beberapa kamar dan kami menemukan 6 perempuan dan 2 lelaki yang sedang pesta miras," kata Uka.

Saat dimintai keterangan, kata Uka, keenam perempuan itu mengaku menawarkan kencan di kos-kosan yang mereka tempati. Bahkan, lanjut Uka, 1 dari 6 perempuan itu bertindak sebagai mucikari.

Sedangkan 2 orang laki-laki yang juga turut diamankan, tambah Uka, juga mengakui sedianya keberadaan mereka di lokasi itu adalah untuk menggunakan layanan prostitusi.

"Mereka diberikan pembinaan oleh Camat Jayanti Bapak Chaidir agar tidak mengulangi perbuatannya dan diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," terang Uka.

"Dari kos-kosan itu, kita amankan juga 3 dus miras dan 1 unit sepeda motor tanpa STNK," tambah Uka.

Selain di kos-kosan, polisi juga menyisir warung-warung di pinggir jalan. Dari penyisiran itu, polisi menyita 12 botol miras jenis anggur merah, 11 botol miras jenis Rajawali dan 10 Botol miras jenis anggur kolesom. Miras itu disita dari kios jamu di Desa Sumur Bandung.

Terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menegaskan akan terus menekan peredaran miras ilegal dan prostitusi. Menurutnya, untuk membasmi penyakit masyarakat itu diperlukan peran serta semua pihak agar tidak tumbuh kembali.

"Bila masyarakat mengetahui, laporkan ke kami. Akan kami atensi dan tindaklanjuti. Jangan main sweeping sendiri," terangnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Sah, Hanura Usung Muhamad di Pilkada Tangsel

Sah, Hanura Usung Muhamad di Pilkada Tangsel

Kamis, 2 Juli 2020 | 23:19

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Tangerang Selatan telah memutuskan pilihannya dalam Pilkada tahun 2020 mendatang

BISNIS
Hadir Saat Pandemi, Kopikren015 Bagikan Kopi Gratis di Pondok Aren

Hadir Saat Pandemi, Kopikren015 Bagikan Kopi Gratis di Pondok Aren

Minggu, 28 Juni 2020 | 19:57

TANGERANGNEWS.com-Dengan menawarkan menu yang menarik, kedai kopi Kopikren015 hadir di kawasan Fresh Market Emerald Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

NASIONAL
Indeks: Mayoritas Mahasiswa Dukung RUU Ciptaker, Ini Sebabnya

Indeks: Mayoritas Mahasiswa Dukung RUU Ciptaker, Ini Sebabnya

Kamis, 2 Juli 2020 | 17:11

TANGERANGNEWS.com-Mayoritas mahasiswa memandang positif sejumlah butir substansial dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker)

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein