Connect With Us

Ini Jumlah Uang yang Digasak Pencuri Bawa Pajero Sport di Pasar Kemis

Maya Sahurina | Selasa, 2 Oktober 2018 | 16:00

.Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, bersama tersangka MM, 42, pelaku pencurian kotak amal di Rumah Makan Beda Rasa di Kampung Teureup saat bawa ke Polresta Tangerang, Selasa (2/10/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang menggelar ungkap kasus pencurian kotak amal di Rumah Makan Beda Rasa di Kampung Teureup, Desa Sukaasih, Kecamatan Pasar Kemis, Selasa (2/10/2018).

Saat ungkap kasus tersebut terbukti, MM, 42, pelaku pencurian yang sempat viral karena mengendarai mobil mewah jenis Pajero Sport tidak bisa berkomunikasi secara lisan atau tuna wicara.

Namun, meski demikian, proses hukum terhadap pelaku dikatakan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif terus dilakukan. Bahkan, dalam melakukan penyidikan, polisi menggunakan tenaga ahli bahasa isyarat.

Dalam ungkap kasus tersebut pun, saat pelaku dimintai keterangan oleh Sabilul, pelaku menjawab dengan bahasa isyarat yang diperantarai oleh seorang tenaga ahli bahasa isyarat.

"Kenapa kasus ini menjadi diatensi, saya jelaskan, kotak amal menjadi sesuatu yang sakral, juga banyak berada di mesjid-mesjid. Bila ini tidak diantensi, maka bisa kejadian seperti di Bekas," beber Sabilul.

Peristiwa yang dimaksud, lanjut Sabilul adalah kasus pengeroyokan terhadap seorang warga yang dituduh mencuri kotak amal di masjid meskipun belum terbukti kebenarannya.

"Kasus ini diatensi betul-betul, karena kalau tidak diatensi, akan berdampak pada persoalan umat," imbuhnya.

Sementara, terkait dengan barang bukti yang diamankan, Sabilul merinci adalah sebuah mobil Pajero Sport yang digunakan pelaku saat beraksi serta sejumlah uang sebesar Rp2,7 juta. Uang tersebut menurut Sabilul, berasal dari isi kotak amal yang dicuri pelaku.

Masih kata Sabilul, hasil penyelidikan sementara, pelaku baru satu kali melakukan aksinya. Menurutnya, pelaku mencuri untuk memenuhi gaya hidupnya yang hedonis meskipun berstatus sebagai pengangguran.

"Dia punya keinginan saja untuk mengambil, dan memang yang bersangkutan dari sisi kehidupannya agak sedikit hedonis," ujar Sabilul.(MRI/RGI)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill