Connect With Us

Minat Baca Rendah, Zaki akan Geber Perpustakaan Desa

Mohamad Romli | Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:00

| Dibaca : 475

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menjadi narasumber talkshow pada Jambore Perpustakaan Kabupaten Tangerang. Selain Zaki, hadir juga Najwa Shihab (Duta Baca Indonesia), Maman Suherman (Pegiat Literasi) dan perwakilan Perpustakaan nasional. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tidak menampik jika minat baca masyarakat Kabupaten Tangerang rendah. Hal itu pun diakuinya menjadi salah satu fokus perhatiannya di periode kedua kepemimpinannya.

Salah satu program yang segera terealisasi, kata dia, adalah tersedianya perpustakaan di setiap desa. Untuk tahap awal, melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kabupaten Tangerang, telah dilatih sejumlah personel dari 100 desa di Kabupaten Tangerang untuk mengelola perpustakaan desa tersebut.

"Karena perpustakaan ini harus ada petugasnya, orang yang fokus mengelola dan memahami soal perpustakaan," ujarnya disela-sela pembukaan Jambore Perpustakaan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Kamis (11/10/2018).

Ia juga mengajak semua kalangan untuk menggerakkan budaya literasi di Kota 1001 industri ini, karena ia percaya, buku telah memberikan kontribusi yang besar dalam pertumbuhan alam pikirnya sebagai seorang anak generasi tahun 1980-an dan remaja tahun 1990-an yang belum digempur oleh teknologi informasi seperti saat ini.

"Zaman dulu buku sulit sekali, apalagi buku berkualitas. Sekarang mudah didapatkan, tapi tantangannya adalah gadget," kata Zaki.

Menurutnya, generasi muda perlahan namun pasti harus kembali ke buku, karena buku sebagaimana dirasakannya, membentuk dan memperkaya imajinasi seseorang.

"Jangan terus bermain gadget, tapi mari jadikan buku menjadi barang berharga. Karena dengan membaca buku memperkaya imajinasi dan nalar kita," tegasnya.

Ia pun berharap semakin banyak generasi muda yang tergugah untuk membangun budaya literasi di Kabupaten Tangerang. Salah satu yang ingin kembali ia galakkan adalah memfungsikan kembali majalah dinding di sekolah serta mendorong generasi milenial untuk aktif menulis di blog dan media sosial.

"Nanti kita adakan lomba mading antar sekolah dan blog untuk memacu minat baca," tandasnya.

Ditambahkan Kepala Perpusda Kabupaten Tangerang Yusrizal, 100 orang yang sudah diberikan bimbingan teknis mengelola perpustakaan tinggal merealisasikan hasil pelatihan. Karenanya ia pun mendorong peran aktif kepala desa dan jajarannya untuk menyambut program dari Bupati Tangerang tersebut.

"Calon pengelolalnya sudah kami berikan bimbingan teknis, ini adalah political will dari pak Bupati Tangerang untuk meningkatkan minat baca masyarakat," kata Yusrizal.(MRI/RGI)

PROPERTI
Mandaya Group Bangun Rumah Sakit Senilai Rp1,2 Triliun di Tangerang

Mandaya Group Bangun Rumah Sakit Senilai Rp1,2 Triliun di Tangerang

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:04

TANGERANGNEWS.com-Mandaya Hospital Group mulai membangun Mandaya Royal Hospital Puri (MRHP) di CBD area kompleks Perumahan Metland

NASIONAL
1.300 Pramuka se-Indonesia Ramaikan Kemah Besar Nasional di Solear

1.300 Pramuka se-Indonesia Ramaikan Kemah Besar Nasional di Solear

Jumat, 9 November 2018 | 10:48

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 1300 anggota pramuka yang berasal dari 10 provinsi di Indonesia mengikuti Kemah Besar Nasional (Kembesnas)

KOTA TANGERANG
Dindik Kota Tangerang Dorong Seluruh PAUD Terakreditasi

Dindik Kota Tangerang Dorong Seluruh PAUD Terakreditasi

Rabu, 14 November 2018 | 18:59

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan Kota Tangerang mendorong seluruh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat

HIBURAN
Susah Cari Baju Ukuran Besar? Temukan di Festival Fashion Big Size Tangerang

Susah Cari Baju Ukuran Besar? Temukan di Festival Fashion Big Size Tangerang

Minggu, 21 Oktober 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Kesuksesan sebagai pengusung bazar fashion clothing line dari produk anak bangsa membuat Jakcloth terus berupaya memusakan kebutuhan fashion masyarakat.

"Agar sukses, terimalah dunia sebagaimana adanya, dan bangkitlah di atasnya."

Michael Korda