Connect With Us

Ribuan Data Mencurigakan Muncul di DPT Tangerang

Maya Sahurina | Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:00

| Dibaca : 1143

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhamad Ali Zaenal Abidin. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang tengah melakukan verifikasi data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Pasalnya masih ditemukan ribuan data anomali dari hasil yang sudah ditetapkan.

"Ada 7.632 data anomali. Saat ini sedang diverifikasi," ujar Muhamad Ali Zaenal Abidin kepada TangerangNews.com, Jumat (12/10/2018).

Data tersebut, lanjut Ali, dianggap tidak lazim berdasarkan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (NKK), tempat tanggal lahir, alamat dan usia di bawah umur atau belum 17 tahun.

"Data anomali itu kita verfikasi faktual untuk mencocokkan dengan kondisi sebenarnya," tambahnya.

Selain data anomali, KPU Kabupaten Tangerang juga melakukan verifikasi faktual dugaan data ganda. Dari data di DPT saat ini, tercatat 11.609 diduga potensi data ganda.

"Itu baru dugaan data ganda, sedang diverifikasi juga. Baru Kecamatan Jayanti yang sudah selesai," imbuhnya.

Verifikasi itu ditarget selesai pada 15 Oktober 2018. Selanjutnya data hasil verfikasi akan dimasukkan ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) Pemilu 2019.(MRI/RGI)

SPORT
Suporter Persikota Dukung Rehabilitasi Stadion Benteng di Tengah Pandemi

Suporter Persikota Dukung Rehabilitasi Stadion Benteng di Tengah Pandemi

Selasa, 25 Agustus 2020 | 12:51

TANGERANGNEWS.com–Benteng Mania, kelompok suporter sepakbola Persikota

BISNIS
Belanja Skincare Hingga Kebutuhan Mom & Baby Diskon 70% di Toko SehatQ

Belanja Skincare Hingga Kebutuhan Mom & Baby Diskon 70% di Toko SehatQ

Sabtu, 26 September 2020 | 19:54

TANGERANGNEWS.com-Ingin belanja skincare dan kebutuhan Si Kecil

NASIONAL
Harga Swab Test COVID-19 Diusulkan Rp797 Ribu

Harga Swab Test COVID-19 Diusulkan Rp797 Ribu

Senin, 28 September 2020 | 13:17

TANGERANGNEWS.com-Besaran harga swab tes COVID-19 saat ini tengah dibahas oleh pemerintah. Berbagai usulan soal harga telah diajukan, seperti dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang mengusulkan angka Rp439 ribu sampai Rp797 ribu.

KAB. TANGERANG
Dampak COVID-19, Bapenda & PLN Bebaskan PPJ Bagi Pengguna Listrik Bersubsidi di Tangerang

Dampak COVID-19, Bapenda & PLN Bebaskan PPJ Bagi Pengguna Listrik Bersubsidi di Tangerang

Jumat, 25 September 2020 | 12:53

TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil