Connect With Us

Bupati: Guru Harus Bikin Siswa Betah di Sekolah

Maya Sahurina | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:05

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ketika di wawancarai awak media usai kegiatan deklarasi program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di Lapangan Maulana Yudha Negara, Tigaraksa, Selasa (16/10/2018) (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang menyenangkan agar siswa merasa nyaman. Karenanya, guru berperan penting, bukan saja menciptakan metode pembelajaran yang inovatif, tapi juga membuat suasana hati siswa gembira saat berada di lingkungan sekolah.

“Bukan sebaliknya, siswa malah merasa sekolah tempat yang menyebalkan,” katanya usai deklarasi program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di Lapangan Maulana Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Selasa (16/10/2018) pagi, yang dicanangkan Komunitas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Menurut Zaki, program GSM merupakan salah satu upaya uang baik dalam mewujudkan hal tersebut. Dia pun menyambut dan mendukung penuh gerakan ini. "Gerakan ini memberikan suasana menyenangkan terhadap anak - anak didik di sekolah ," kata Zaki.

Sehingga, lanjut Zaki, GSM juga mendorong terbangunnya kesadaran para guru , guna menciptakan metode pengajaran yang lebih menyenangkan.

"Mendidik anak menjadi aktif, komunikatif, kreatif, inovatif dan menyenangkan. Serta menumbuhkan anak - anak untuk menghabiskan waktunya dengan rasa yang gembira ketika datang ke sekolah,” bebernya.

Zaki menggaris bawahi, deklarasi tersebut harus benar-benar diwujudkan, bukan sekedar kegiatan seremonial belaka. "Program ini harus berkembang dan berjalan terus, bukan saja seremonial. Gerakan ini menjadi kewajiban bagi sekolah - sekolah,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala dinas Pendidikan Hadisa Masyhur, program inovasi ini jika dilaksanakan dengan benar akan membuat anak benar-benar merasa sekolah menjadi rumah kedua, sehingga mereka merasa kerasan.

"Jadi ketika bel pulang sekolah dipencet, tidak ada kata-kata hore lagi, tapi malah siswa masih betah di sekolah," kata Hadisa.(RAZ/HRU)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill